Menu ✖

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Muskab Korpri Siak Tetapkan Mahadar sebagai Ketua Periode 2026–2031

badge-check


Muskab Korpri Siak Tetapkan Mahadar sebagai Ketua Periode 2026–2031 Perbesar

SIAK | THILASIA.ID- Musyawarah Kabupaten (Muskab) Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun 2026. Secara aklamasi akhirnya menetapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar sebagai ketua terpilih Korpri Siak periode 2026–2031, beralngung di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Selasa (20/10/2026).

Muskab digelar untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya, merumuskan program kerja, serta menetapkan kepengurusan Korpri Kabupaten Siak untuk lima tahun mendatang.

Pemilihan dilakukan melalui sidang pleno yang diikuti perwakilan Dewan Pengurus Korpri Provinsi Riau, unit Korpri instansi vertikal, badan usaha milik daerah (BUMD), serta unit Korpri kecamatan se-Kabupaten Siak.

Dalam sambutannya, Mahadar menegaskan bahwa Korpri memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Organisasi ini harus diperkuat untuk menjadi pemersatu Aparatur Sipil Negara dan mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Mahadar.

Menurut dia, penguatan organisasi Korpri harus diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam meningkatkan kinerja aparatur dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau, Harry Prabowo, hadir mewakili Dewan Pengurus Korpri Provinsi Riau sekaligus membacakan sambutan ketua pengurus tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Korpri didorong untuk menjaga kesinambungan organisasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Muskab juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, menetapkan arah kepengurusan, dan meningkatkan manfaat organisasi bagi para anggotanya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara musyawarah dan penyerahan palu pimpinan dari pengurus lama kepada Mahadar sebagai ketua terpilih untuk periode 2026–2031.

Dengan kepengurusan baru, Korpri Kabupaten Siak diharapkan semakin solid dan profesional dalam memperkuat peran aparatur sipil negara (ASN), mendukung pembangunan daerah, serta mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Afni Ungkap Alasan MTQ Siak 2025 Digelar Semi Terbuka

20 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Afni Ungkap Alasan MTQ Siak 2025 Digelar Semi Terbuka

20 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Hari Santri 2026, Siak Deklarasikan Diri sebagai Kabupaten Santri

20 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Hari Santri 2026, Siak Deklarasikan Diri sebagai Kabupaten Santri SIAK SRI INDRAPURA – Kabupaten Siak akan mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Santri pada peringatan Hari Santri Nasional tingkat kabupaten, Jumat (23/10/2026), di Lapangan Tugu, depan Istana Siak. Momentum ini diperkirakan diikuti sekitar 4.500 santriwan dan santriwati dari pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten Siak. Deklarasi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat peran pesantren dalam membentuk generasi berilmu, berakhlak, dan berkarakter Qurani. Bupati Siak Afni Z menegaskan, semangat Kabupaten Santri tidak boleh berhenti pada deklarasi dan peringatan tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui perhatian berkelanjutan terhadap pendidikan keagamaan dan pembinaan akhlak generasi muda. “Kita ingin Siak menjadi Kabupaten Santri, semangat itu harus kita hidupkan bersama. Bukan hanya pada saat Hari Santri, tetapi juga melalui perhatian kepada pondok pesantren, para kiai, ustaz dan ustazah, serta pendidikan karakter anak-anak kita,” demikian pesan yang ingin ditegaskan Afni dalam momentum tersebut. Persiapan peringatan Hari Santri dimatangkan melalui rapat final yang dipimpin Bupati Afni bersama Wakil Bupati Siak Syamsurizal di Zamrud Room, Kompleks Rumah Rakyat, Selasa (20/10/2026). Rapat yang dikoordinasikan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Siak itu membahas kesiapan upacara, kirab santri, perlombaan, pemondokan, serta pelayanan peserta. Dengan perkiraan kehadiran 4.500 santri, Afni meminta panitia memastikan kesiapan tempat menginap, fasilitas ibadah, kamar mandi, tempat wudu, dan transportasi. Lokasi pemondokan juga diupayakan dekat dengan pusat kegiatan agar memudahkan mobilitas peserta, terutama santri yang datang dari kecamatan jauh. “Jangan jauh-jauh lah dari kompleks ini supaya tidak perlu mereka jalan lagi,” ujar Afni saat membahas lokasi pemondokan dalam rapat. Pemerintah daerah turut merencanakan penyediaan transportasi gratis berupa odong odong pemda untuk membantu mobilitas santri. Panitia juga diminta memastikan jumlah peserta dari setiap pondok pesantren agar kebutuhan pelayanan dapat dipersiapkan secara tepat. Afni menekankan agar rangkaian upacara berlangsung sederhana, tertib, dan tepat waktu. Upacara dijadwalkan dimulai pukul 08.30 WIB dan ditargetkan selesai pukul 09.30 WIB, sebelum dilanjutkan dengan kirab santri. “Pokoknya 8.30 sudah langsung mulai,” tegasnya, seraya meminta jadwal tersebut disampaikan kepada seluruh pimpinan pondok pesantren agar peserta dapat hadir tepat waktu. Selain upacara dan kirab, peringatan Hari Santri akan diisi perlombaan bidang keagamaan, bahasa, dan olahraga. Di antaranya cerdas cermat atau pemahaman Al-Qur’an serta pidato bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan, menunjukkan prestasi, dan mempererat silaturahmi antarpesantren. Melalui deklarasi Kabupaten Santri, Pemkab Siak ingin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga tradisi pesantren dan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Dengan demikian, identitas Kabupaten Santri tidak hanya menjadi sebutan, tetapi tercermin dalam dukungan terhadap pendidikan pesantren dan lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, serta berkarakter Qurani.

20 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bupati Afni Gandeng LTKL Dorong UMKM Siak Naik Kelas Jadi Industri

20 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Trending di Pemerintah