Menu ✖

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Bupati Afni Ungkap Alasan MTQ Siak 2025 Digelar Semi Terbuka

badge-check


Bupati Afni Ungkap Alasan MTQ Siak 2025 Digelar Semi Terbuka Perbesar

Mempura | Thilasia.id– Bupati Siak Afni menjelaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kabupaten Siak pada 2025 tetap dilaksanakan, tetapi dengan konsep semi terbuka karena keterbatasan anggaran dan waktu persiapan peserta untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Riau pada 2026.

Penjelasan tersebut disampaikan Afni saat membuka MTQ ke-XVI tingkat Kecamatan Mempura di Kampung Paluh, Kecamatan Mempura, Senin (19/10/2026). Ia menegaskan, pelaksanaan MTQ tetap menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Siak.

“MTQ pada tahun 2025 lalu bukan tidak dilaksanakan, tetapi Pemda Siak melaksanakannya secara semi terbuka karena keterbatasan anggaran dan mepetnya waktu untuk mempersiapkan qari dan qariah terbaik Kabupaten Siak mengikuti MTQ tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi pada Juni dan Juli 2026 lalu,” kata Afni.

Afni mengatakan, penyelenggaraan MTQ di tingkat kampung, kecamatan, hingga kabupaten tetap penting untuk menjaga tradisi keagamaan dan mendorong lahirnya generasi yang mampu membaca serta memahami Al-Qur’an.

Ia juga menyinggung pengalamannya sebagai peserta MTQ selama tiga tahun berturut-turut pada cabang Syarhil Qur’an. Menurut Afni, pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya mempertahankan kegiatan MTQ di Kabupaten Siak.

“Tidak mungkin rasanya pelaksanaan MTQ tidak dilaksanakan pada kepemimpinan kami,” ucap Afni.

Dalam kesempatan itu, Afni turut mengapresiasi prestasi Afif Muhammad Thoifur, peserta asal Kecamatan Mempura yang meraih peringkat kedua nasional pada cabang Tilawah Golongan Tartil dalam MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang.

Ia berharap prestasi tersebut dapat memotivasi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan mengikuti kompetisi MTQ pada tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Penghulu Kampung Paluh sekaligus panitia pelaksana, Suprayitno, mengatakan MTQ ke-XVI tingkat Kecamatan Mempura diikuti 95 peserta dan berlangsung pada 19–21 Oktober 2026.

Perlombaan mencakup cabang Tilawah Al-Qur’an untuk golongan tartil, anak-anak, remaja, dan dewasa, serta cabang Syarhil Qur’an.

Rinciannya, golongan tartil diikuti 15 peserta, golongan anak-anak 14 peserta, golongan remaja 15 peserta, dan golongan dewasa 13 peserta. Adapun cabang Syarhil Qur’an diikuti 13 tim dengan total 39 peserta.

MTQ ke-XVI tingkat Kecamatan Mempura mengusung tema “Melalui MTQ ke-XVI Tingkat Kecamatan Mempura Tahun 2026, Wujudkan Generasi Qur’ani Menuju Siak Hebat, Bermartabat, dan Berkarakter Budaya Melayu”.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap pembinaan generasi Qur’ani terus berjalan dan potensi peserta MTQ dari Kabupaten Siak semakin berkembang.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Afni Ungkap Alasan MTQ Siak 2025 Digelar Semi Terbuka

20 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Muskab Korpri Siak Tetapkan Mahadar sebagai Ketua Periode 2026–2031

20 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Hari Santri 2026, Siak Deklarasikan Diri sebagai Kabupaten Santri

20 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Hari Santri 2026, Siak Deklarasikan Diri sebagai Kabupaten Santri SIAK SRI INDRAPURA – Kabupaten Siak akan mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Santri pada peringatan Hari Santri Nasional tingkat kabupaten, Jumat (23/10/2026), di Lapangan Tugu, depan Istana Siak. Momentum ini diperkirakan diikuti sekitar 4.500 santriwan dan santriwati dari pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten Siak. Deklarasi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat peran pesantren dalam membentuk generasi berilmu, berakhlak, dan berkarakter Qurani. Bupati Siak Afni Z menegaskan, semangat Kabupaten Santri tidak boleh berhenti pada deklarasi dan peringatan tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui perhatian berkelanjutan terhadap pendidikan keagamaan dan pembinaan akhlak generasi muda. “Kita ingin Siak menjadi Kabupaten Santri, semangat itu harus kita hidupkan bersama. Bukan hanya pada saat Hari Santri, tetapi juga melalui perhatian kepada pondok pesantren, para kiai, ustaz dan ustazah, serta pendidikan karakter anak-anak kita,” demikian pesan yang ingin ditegaskan Afni dalam momentum tersebut. Persiapan peringatan Hari Santri dimatangkan melalui rapat final yang dipimpin Bupati Afni bersama Wakil Bupati Siak Syamsurizal di Zamrud Room, Kompleks Rumah Rakyat, Selasa (20/10/2026). Rapat yang dikoordinasikan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Siak itu membahas kesiapan upacara, kirab santri, perlombaan, pemondokan, serta pelayanan peserta. Dengan perkiraan kehadiran 4.500 santri, Afni meminta panitia memastikan kesiapan tempat menginap, fasilitas ibadah, kamar mandi, tempat wudu, dan transportasi. Lokasi pemondokan juga diupayakan dekat dengan pusat kegiatan agar memudahkan mobilitas peserta, terutama santri yang datang dari kecamatan jauh. “Jangan jauh-jauh lah dari kompleks ini supaya tidak perlu mereka jalan lagi,” ujar Afni saat membahas lokasi pemondokan dalam rapat. Pemerintah daerah turut merencanakan penyediaan transportasi gratis berupa odong odong pemda untuk membantu mobilitas santri. Panitia juga diminta memastikan jumlah peserta dari setiap pondok pesantren agar kebutuhan pelayanan dapat dipersiapkan secara tepat. Afni menekankan agar rangkaian upacara berlangsung sederhana, tertib, dan tepat waktu. Upacara dijadwalkan dimulai pukul 08.30 WIB dan ditargetkan selesai pukul 09.30 WIB, sebelum dilanjutkan dengan kirab santri. “Pokoknya 8.30 sudah langsung mulai,” tegasnya, seraya meminta jadwal tersebut disampaikan kepada seluruh pimpinan pondok pesantren agar peserta dapat hadir tepat waktu. Selain upacara dan kirab, peringatan Hari Santri akan diisi perlombaan bidang keagamaan, bahasa, dan olahraga. Di antaranya cerdas cermat atau pemahaman Al-Qur’an serta pidato bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan, menunjukkan prestasi, dan mempererat silaturahmi antarpesantren. Melalui deklarasi Kabupaten Santri, Pemkab Siak ingin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga tradisi pesantren dan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Dengan demikian, identitas Kabupaten Santri tidak hanya menjadi sebutan, tetapi tercermin dalam dukungan terhadap pendidikan pesantren dan lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, serta berkarakter Qurani.

20 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bupati Afni Gandeng LTKL Dorong UMKM Siak Naik Kelas Jadi Industri

20 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Trending di Pemerintah