Menu ✖

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Bupati Afni Wujudkan Harapan Warga, Anak-anak SD Negeri 17 Teluk Lanus Kini Belajar di Ruang yang Lebih Layak

badge-check


Bupati Afni Wujudkan Harapan Warga, Anak-anak SD Negeri 17 Teluk Lanus Kini Belajar di Ruang yang Lebih Layak Perbesar

SIAK| THILASIA.ID— Rasa senang terpancar dari wajah anak-anak SD Negeri 17 Teluk Lanus saat kembali memasuki ruang-ruang kelas yang kini lebih layak. Karena bangunan sekolah mereka usai direvitalisasi dan diresmikan Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si, di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (1/10/2026).

Bagi siswa dan guru, perubahan itu bukan sekadar soal bangunan baru. Ruang belajar yang selama belasan tahun menanti revitalisasi kini kembali memberi rasa aman dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. Tidak tangung-tangung RAPP melalui CSR nya, menganggarkan dana sebesar Rp1,5 Miliar untuk revitalisasi bangunan sekolah tersebut.

Sekolah yang dibangun pada masa Bupati Siak Arwin AS tersebut, sebelumnya belum pernah mendapat revitalisasi. Kondisinya mulai memprihatinkan, dengan sejumlah ruang kelas miring dan lantai yang mengalami kerusakan.

Kondisi itu menjadi perhatian ketika Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si, berkunjung dan menginap di Kampung Teluk Lanus beberapa bulan lalu. Dalam dialog santai bersama masyarakat, persoalan sekolah disampaikan sebagai salah satu harapan warga.

Penghulu Teluk Lanus Irwan Syahroni mengatakan, masyarakat bersyukur harapan tersebut akhirnya terwujud melalui dukungan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

“Alhamdulillah, hari itu terwujud. Saya mewakili masyarakat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan RAPP atas dukungannya sehingga revitalisasi gedung sekolah SD Negeri 17 Teluk Lanus terwujud,” kata Irwan.

Revitalisasi tersebut mencakup sembilan lokal ruang belajar dan satu bangunan kantor. Bangunan yang sebelumnya membutuhkan perhatian kini disiapkan kembali untuk menunjang aktivitas belajar para siswa dan guru.

General Manager Senior Stakeholder Relations (SHR) PT RAPP Wan Mohd Jakh Anza mengatakan, pembangunan tersebut sejalan dengan visi April 2030, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat.

“Kami memiliki visi maju dan tumbuh berkembang bersama masyarakat, salah satunya pembangunan yang inklusif,” katanya.

Bagi Afni, revitalisasi sekolah di wilayah pesisir tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Saat melihat langsung kondisi sekolah beberapa bulan lalu, Afni mengaku prihatin. Namun di tengah efisiensi APBD, pemerintah daerah harus mencari jalan lain agar persoalan tersebut tetap bisa diselesaikan.

“Saya berpikir ini kondisinya di tengah APBD efisiensi, namun kita tidak boleh menyerah. Pasti masih ada jalan lain dan orang-orang baik yang membantu kita,” ungkap Afni.

Persoalan itu kemudian disampaikannya kepada manajemen RAPP saat bertemu di Jakarta. Dukungan perusahaan akhirnya membuat revitalisasi SD Negeri 17 Teluk Lanus dapat direalisasikan.

Afni berharap perubahan fisik sekolah tersebut diikuti semangat baru dari siswa dan guru dalam menjalankan proses belajar mengajar.

“Dengan revitalisasi bangunan sekolah ini, diharapkan para siswa dan guru lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas mengajar,” ujarnya.

Selain dukungan dunia usaha, Afni menyebutkan pemerintah pusat juga melakukan revitalisasi sekolah di Kabupaten Siak. Berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat 74 sekolah jenjang TK, SD dan SMP yang mendapat revitalisasi melalui dana APBN tahun ini dengan nilai sekitar Rp64 miliar.

Bupati perempuan pertama di Siak itu meminta kepala sekolah terus memperbarui data pokok pendidikan (Dapodik), sementara para penghulu ikut membantu mengingatkan sekolah di wilayah masing-masing agar kebutuhan pendidikan dapat terdata dengan baik.

“Kolaborasi seperti ini sangat membantu mewujudkan layanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang memadai,” ucap Afni.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim Monitoring Wilayah Riau Laksanakan Pengawasan dan Penertiban Barang serta Fasilitas Kamar Hunian di Lapas Pasir Pangarayan

2 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Perkuat Pembinaan Kepribadian, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Tausiah dan Belajar Mengaji bagi Warga Binaan Perempuan

2 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sidang TPP Bersama Bapas Pekanbaru, Bahas Usulan Integrasi 36 Warga Binaan

2 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Tidak Ada Sel Istimewa, Napi Koruptor di Lapas Pasir Pangaraian Disatukan dengan Napi Lain

1 Oktober 2026 - 21:41 WIB

Perkuat Pengawasan, Tim Satops Patnal Kanwil Ditjenpas Riau Lakukan Inspeksi ke Lapas Pekanbaru

1 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Trending di Lapas