Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pekanbaru

Dugaan Pengeroyokan Anak Ketua Ketua IKA PMII DKI, KETUA PKC PMII RIAU Desak Kapolres Metro Jaksel Ungkap Tuntas

badge-check


					Dugaan Pengeroyokan Anak Ketua Ketua IKA PMII DKI, KETUA PKC PMII RIAU Desak Kapolres Metro Jaksel Ungkap Tuntas Perbesar

PEKANBARU | THILASIA.ID — Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau, Ghulam Zaky, mendesak Kapolres Metro Jakarta Selatan memberikan perhatian serius terhadap dugaan pengeroyokan yang dialami anak Ketua IKA PMII DKI Jakarta.

Ghulam meminta kepolisian memastikan perkara tersebut ditangani secara profesional, transparan, objektif, dan berdasarkan alat bukti. Menurutnya, seluruh informasi yang berkaitan dengan perkara harus didalami, termasuk keterangan saksi, rekaman CCTV, hasil visum et repertum, serta dugaan penggunaan senjata sebagaimana disampaikan korban.

“Kami meminta Kapolres Metro Jakarta Selatan fokus terhadap perkara ini. Jangan biarkan dugaan kekerasan berlarut-larut hingga menimbulkan ketidakpastian. Kalau memang terjadi pengeroyokan, ungkap seluruh rangkaian peristiwanya dan proses siapa pun yang terbukti terlibat sesuai hukum,” tegas Ghulam.

Ia menegaskan, proses hukum tidak boleh berhenti pada laporan semata. Penyidik harus memastikan seluruh pihak yang relevan diperiksa dan setiap alat bukti ditelusuri secara menyeluruh.

“Kalau ada dugaan penggunaan senjata, dalami secara terang berdasarkan alat bukti. Siapa yang membawa, apa yang terjadi, dan apakah terdapat unsur pidana, semuanya harus diuji melalui proses hukum. Jangan sampai persoalan berhenti pada permukaan,” ujarnya.

Ghulam juga menekankan bahwa sikap PKC PMII Riau bukan bentuk intervensi maupun permintaan perlakuan khusus karena korban merupakan anak Ketua IKA PMII DKI Jakarta.

“Kami tidak meminta keistimewaan. Justru kami ingin memastikan hukum bekerja tanpa melihat jabatan, hubungan, kekuasaan maupun pengaruh seseorang. Siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana harus diproses, dan siapa pun yang tidak terlibat jangan dikorbankan,” katanya.

Menurut Ghulam, independensi penyidikan harus dijaga. Tidak boleh ada intervensi, upaya menghambat proses hukum, maupun tindakan yang dapat mempengaruhi penyidik dalam menangani perkara.

“Kami menghormati kewenangan kepolisian. Tetapi penghormatan itu harus berjalan bersama dengan kepastian hukum. Kalau hukum berjalan sebagaimana mestinya, kami dukung. Namun jika ada indikasi perkara diperlambat atau tidak ditangani secara serius, tentu kami akan mempertanyakannya,” tegasnya.

PKC PMII Riau juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengambil tindakan di luar koridor hukum dan menyerahkan pengungkapan perkara kepada aparat penegak hukum.

Ghulam menegaskan, pihaknya akan terus memberikan perhatian terhadap perkembangan perkara tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial organisasi.

“Jangan ada impunitas terhadap tindakan kekerasan. Ungkap seluruh rangkaian peristiwa, periksa pihak-pihak yang relevan, dalami seluruh alat bukti, lindungi korban, dan pastikan tidak ada intervensi dalam proses hukum. Ini bukan soal Riau, Jakarta atau Banten. Ini soal supremasi hukum. Dan ketika hukum dipertaruhkan, kami akan bersuara,” pungkas Ghulam Zaky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru

3 September 2026 - 14:18 WIB

Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan

1 September 2026 - 08:03 WIB

Ahmad Adnan Desak Copot Kapolres Kampar dan Kapolsek XIII Kota kampar buntut Galian C di Gunung Bungsu

29 Agustus 2026 - 12:27 WIB

TWPG Riau Peduli Kesehatan Masyarakat, Bagikan Masker Dampak Kabut Asap Karhutla

27 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Diduga Dipukuli Oknum Waiter di New Royalty Cafe, Seorang Perempuan Luka-Luka dan Lapor Polisi

26 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Trending di Pekanbaru