Menu ✖

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Pemkab Siak Gelar Seminar Syair Perang Siak, Angkat Sejarah Perjuangan Melayu.

badge-check


Pemkab Siak Gelar Seminar Syair Perang Siak, Angkat Sejarah Perjuangan Melayu. Perbesar

SIAK| THILASIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan menggelar seminar Syair Perang Siak pada Senin (19/10/2026). Kegiatan ini bertujuan menggali nilai sejarah dan perjuangan dalam naskah kuno tersebut sekaligus memperkuat upaya pelestarian warisan budaya Melayu.

Seminar bertema “Penganugerahan Syair Perang Siak sebagai Ingatan Kolektif Nasional (IKON) 2026” itu dijadwalkan berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB secara virtual melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Siak, Setya Hendro Wardana, mengatakan seminar ini menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali Syair Perang Siak kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui seminar ini, kami ingin masyarakat mendapatkan pengetahuan baru sekaligus mendorong pelestarian dan pemahaman terhadap nilai sejarah yang terkandung di dalamnya,” kata Hendro, Jum’at (16/10/2026).

Seminar tersebut rencananya dibuka oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli. Kegiatan ini juga akan dihadiri anggota Komisi X DPR RI dari daerah pemilihan Riau, Karmila Sari, serta Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpustakaan Nasional RI, Suharyanto.

Untuk memperdalam pembahasan, panitia menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, filolog, dan pemerhati budaya.

Mereka adalah Dr. Aditia Gunawan dari Perpustakaan Nasional RI, Iik Idayanti, M.Hum., filolog Riau sekaligus dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning, Datuk Budi Rahmad Ramadhan dari Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak, serta Dr. Ir. H. Wan Muhammad Yunus, MT., dosen Universitas Riau.

Hendro menjelaskan, Syair Perang Siak merupakan naskah kuno yang memiliki nilai penting bagi sejarah dan identitas masyarakat Siak. Naskah tersebut telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional (IKON) 2026 oleh Perpustakaan Nasional RI.

Menurut dia, pengakuan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pelestarian naskah kuno sebagai sumber pengetahuan sejarah dan warisan budaya bangsa.

Pemkab Siak mengajak masyarakat untuk mengikuti seminar secara daring melalui Zoom Meeting maupun siaran langsung di kanal YouTube Perpustakaan Nasional RI. Panitia juga menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berkesempatan memperoleh sertifikat elektronik (e-sertifikat).

“Mari bersama-sama kita jaga dan lestarikan warisan budaya serta ingatan kolektif Bumi Melayu Siak demi martabat bangsa,” ujar Hendro.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Kepedulian, Lapas Pasir Pangarayan Ringankan Beban Keluarga Warga Binaan

16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Evaluasi Kinerja, Kalapas Pasir Pangarayan Pimpin Rapat Pejabat Struktural

16 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Bupati Siak Afni, Satu-satunya Kepala Daerah dari Riau Penerima Grand Award Baznas RI 2026

15 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Optimalkan Aset Daerah dan PAD, Pemkab Siak Gelar Rapat Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026

15 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Berikan Pengarahan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan, Tekankan Integritas dan Percepatan Perbaikan Layanan Publik

15 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Trending di Pemerintah