Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Semarak HBP ke-62, Lapas Pekanbaru Tampilkan Produk Unggulan Warga Binaan di Bazaar Pemasyarakatan

badge-check


					Semarak HBP ke-62, Lapas Pekanbaru Tampilkan Produk Unggulan Warga Binaan di Bazaar Pemasyarakatan Perbesar

Pekanbaru, Thilasia.id– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan pembukaan bazaar produk hasil karya warga binaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau. Bertempat di Halaman Rutan Kelas I Pekanbaru, kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, sekaligus memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas, Kamis (09/04).

Bazaar tersebut menghadirkan berbagai produk unggulan hasil kreativitas warga binaan dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Riau. Produk yang ditampilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomis, tetapi juga mencerminkan keterampilan serta semangat perubahan para warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan menampilkan beragam produk hasil karya warga binaannya yang dipasarkan dengan brand “Kawan”. Adapun produk yang dipasarkan antara lain sayur hidroponik segar, telur ayam, roti dan keripik pisang serta aksesoris.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam bazaar ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk menunjukkan hasil karya mereka kepada masyarakat. Kami berharap melalui bazaar ini, produk-produk yang dihasilkan dapat dikenal lebih luas dan memberikan nilai tambah, sekaligus menjadi bekal keterampilan bagi mereka setelah bebas nanti,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga keterampilan produktif yang bernilai ekonomis.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kepercayaan diri warga binaan serta membuka peluang agar mereka dapat mandiri dan produktif saat kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Partisipasi Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam bazaar ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan produk warga binaan semakin dikenal masyarakat dan mampu meningkatkan kepercayaan diri serta keterampilan mereka sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

Selain sebagai ajang promosi, bazaar ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara Pemasyarakatan dengan masyarakat dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Dengan adanya dukungan berbagai pihak, diharapkan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan yang produktif dan mandiri dapat terwujud secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT Lalu Lintas ke-71 di Polda Riau, Polantas Perkuat Pengabdian untuk Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan

23 September 2026 - 05:44 WIB

Pastikan Kesiapan Open Traffic, Ditlantas Polda Riau Tinjau Overpass STA 203+285

21 September 2026 - 15:59 WIB

PMII Komisariat UNILAK Resmi Dilantik, Perkuat Kaderisasi dan Gerakan Mahasiswa

20 September 2026 - 12:48 WIB

Polantas Karib Edukasi Mahasiswa UMRI tentang Bahaya Kantuk dan Keselamatan Berkendara

19 September 2026 - 09:55 WIB

Kanit PJR Tol Permai Pimpin Operasi Micro Sleep, Ingatkan Pengendara Utamakan Keselamatan

19 September 2026 - 09:50 WIB

Trending di Dirlantas