Menu ✖

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

TNI/POLRI

Dirlantas Polda Riau Kombes Gathut Bowo Supriyono, Melalui OPS Patuh Mari Kita Wujudkan Riau Berkeselamatan

badge-check


					Dirlantas Polda Riau Kombes Gathut Bowo Supriyono, Melalui OPS Patuh Mari Kita Wujudkan Riau Berkeselamatan Perbesar

PEKANBARU | THILASIA.ID — Polda Riau mengerahkan 971 personel dalam Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat, menekan angka kecelakaan, serta mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan.

Apel gelar pasukan dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si., di Mapolda Riau, Senin (26/10/2026), dengan tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”

Dalam amanat Kapolda Riau, Simson menegaskan bahwa operasi tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Harapan kita, suatu saat masyarakat berkendara dengan aman, tertib, dan lancar bukan karena aturan atau tekanan, melainkan karena kesadaran bahwa tertib berlalu lintas merupakan kebutuhan,” ujarnya.

Data Ditlantas Polda Riau mencatat, Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 mengungkap enam kejadian kecelakaan dengan lima korban meninggal dunia serta 14.935 tindakan terhadap pelanggar lalu lintas.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan operasi tahun ini mengutamakan pendekatan edukatif dan persuasif melalui sosialisasi, imbauan, penjagaan, pengaturan, dan patroli. Penindakan dilakukan secara terukur melalui tilang elektronik maupun manual sesuai ketentuan.

Sepuluh sasaran prioritas meliputi tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, melanggar marka atau rambu, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, melawan arus, tidak memakai helm SNI, berboncengan melebihi ketentuan, menggunakan pelat nomor tidak sesuai aturan, serta parkir di tempat terlarang seperti trotoar.

Dirlantas Polda Riau berharap Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mengurangi fatalitas korban di jalan raya. Ia juga mengajak seluruh pengguna jalan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan budaya dalam berkendara, bukan sekadar kewajiban saat ada petugas.

Polda Riau mengingatkan seluruh personel agar bertugas secara profesional dan humanis, mengutamakan keselamatan masyarakat, serta menghindari pungutan liar.

Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 diharapkan menjadi momentum membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di Provinsi Riau.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto Turun Langsung Bersama Kasat Lantas Laksanakan Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar

26 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Gelar Program “POLIDIK” Serentak Hingga Polsek Jajaran, Polres Bengkalis Edukasi Pelajar Cegah Bullying, Narkoba, Hingga Judi Online.

26 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Polres Bengkalis Gelar Apel Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, 14 Hari Tingkatkan Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas

26 Oktober 2026 - 05:19 WIB

Polres Bengkalis Perkuat Sinergi Sektor Melalui Lintas Sektor Melalui Coffee Morning dan Rapat Eksternal Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

26 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Polres Siak Laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Tekankan Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas

26 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Trending di Siak