Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pekanbaru

Desakan Semakin Menguat, BALAPATISIA Soroti Dugaan Keterkaitan Roni Pasla dalam Kasus Videotron Rp972 Juta Harus Segera Diungkap Oleh Kejari Pekanbaru

badge-check


					Desakan Semakin Menguat, BALAPATISIA Soroti Dugaan Keterkaitan Roni Pasla dalam Kasus Videotron Rp972 Juta Harus Segera Diungkap Oleh Kejari Pekanbaru Perbesar

PEKANBARU, THILASIA.ID- Desakan terhadap proses hukum kasus dugaan korupsi proyek videotron di Kota Pekanbaru kembali menguat. Kelompok aktivis yang tergabung dalam Barisan Lantang Para Aktivis Indonesia (BALAPATISIA) menyatakan akan melanjutkan aksi unjuk rasa secara berkelanjutan jika tuntutan mereka tidak direspons.

Koordinator aksi, Cep Permana Galih, menyoroti nama Roni Pasla yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Pekanbaru sekaligus disebut akan dilantik sebagai Ketua Fraksi PAN. Ia menilai, Roni Pasla diduga memiliki keterkaitan dalam proyek videotron yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah tersebut.

Menurut Cep, proyek tersebut disebut berasal dari dana pokok pikiran (pokir) yang dialokasikan melalui dinas terkait. Ia juga menyinggung adanya hubungan antara pelaksana proyek dengan lingkaran internal partai, yang dinilai perlu didalami oleh aparat penegak hukum.

“Ini bukan sekadar kebetulan. Kami melihat ada pola yang perlu diusut secara serius,” ujar Cep dalam keterangannya.

Seperti diketahui, dalam perkara ini, pihak pelaksana proyek bersama pejabat dinas terkait sebelumnya telah diproses hukum dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

Namun demikian, hingga kini belum ada penetapan tersangka terhadap pihak lain yang disebut-sebut dalam berbagai keterangan.

Aktivis juga mempertanyakan perkembangan penanganan perkara oleh Kejaksaan Negeri Pekanbaru, mengingat Roni Pasla disebut pernah dimintai keterangan beberapa kali.

Mereka mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan dan tidak berlarut-larut.

Selain itu, BALAPATISIA juga meminta Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mempertimbangkan penonaktifan Roni Pasla dari jabatannya hingga ada kejelasan hukum.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Roni Pasla belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Di sisi lain, pihak Kejaksaan Negeri Pekanbaru sebelumnya menyatakan bahwa penanganan perkara tetap berjalan sesuai prosedur dan berdasarkan alat bukti yang cukup.

Kasus ini pun kini menjadi perhatian publik, seiring munculnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah, khususnya yang bersumber dari pokok pikiran anggota legislatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FOPAM-RIAU Gelar Aksi, Desak Pengusutan Dugaan Pencemaran dan Penyimpangan di DLH Rohil

28 April 2026 - 13:15 WIB

Kelompok Aktivis Kiri Kubu Cep Permana Galih Menolak Roni Pasla Dilantik Menjadi Ketua Fraksi PAN Pekanbaru, Ancam Akan Demo Kembali Berjilid-Jilid Mengenai Kasus Korupsi Videotron 972 Juta

27 April 2026 - 19:10 WIB

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru (BEM UHTP) Gelar Diskusi Akar Rumput Perkuat Solidaritas Gerakan. 

27 April 2026 - 15:02 WIB

Patroli Beat Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Pengawasan di Jam Sibuk, Wujudkan Lalu Lintas Pekanbaru yang Aman dan Lancar

27 April 2026 - 11:58 WIB

Silaturahmi Bermakna di Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas dan Green Policing

26 April 2026 - 22:00 WIB

Trending di Dirlantas