PEKANBARU, THILASIA.ID – Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali bergerak. Jabatan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengalami pergantian. AKBP Rooy Noor dipercaya mengisi posisi tersebut menggantikan AKBP Hidayat Perdana yang mendapat penugasan baru di lingkungan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.
Pergantian jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Nomor ST/2466/XI/KEP/2026 tertanggal 2 November 2026.
Dalam surat telegram tersebut, AKBP Hidayat Perdana yang sebelumnya menjabat Kapolres Kuansing dimutasi untuk mengemban jabatan baru sebagai Wakil Kepala Detasemen A Ropaminal Divpropam Polri.
Sementara itu, posisi Kapolres Kuansing dipercayakan kepada AKBP Rooy Noor, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Kasubdit III Ditreskrimum) Polda Riau.
Kepastian mutasi tersebut dibenarkan Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Bidhumas Polda Riau, AKBP Rudi Samosir, saat dikonfirmasi pada Selasa (3/11/2026).
Pergantian pimpinan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi Polri sekaligus penempatan personel pada sejumlah jabatan strategis.
HIDAYAT PERDANA SEKITAR 10 BULAN PIMPIN POLRES KUANSING
AKBP Hidayat Perdana diketahui mulai menjabat sebagai Kapolres Kuansing pada 14 Januari 2026. Dengan adanya mutasi pada November 2026, masa pengabdiannya sebagai pimpinan Polres Kuansing berlangsung sekitar 10 bulan.
Selama bertugas, Hidayat Perdana dikenal melakukan berbagai upaya penegakan hukum, termasuk penindakan terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.
Kini, ia mendapat kepercayaan untuk mengemban tanggung jawab baru di lingkungan Divpropam Polri.
AKBP ROOY NOOR HADAPI TANTANGAN BARU
Sementara itu, AKBP Rooy Noor akan mengemban amanah baru sebagai Kapolres Kuansing setelah sebelumnya bertugas di lingkungan Ditreskrimum Polda Riau.
Sebagai pimpinan kepolisian di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, sejumlah tantangan menanti, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), meningkatkan kualitas pelayanan publik, hingga memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional dan berkeadilan.
Masyarakat tentunya berharap kepemimpinan baru di Polres Kuansing dapat membawa semangat baru dalam menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
SEJUMLAH JABATAN STRATEGIS POLDA RIAU IKUT BERGANTI
Selain pergantian Kapolres Kuansing, mutasi kali ini juga menyentuh sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polda Riau.
Kombes Pol Imran Amir yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Riau mendapat penugasan baru sebagai Kapolrestabes Bandung, Polda Jawa Barat. Posisi Karolog Polda Riau selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Muhammad Budi Ariyanto.
Kemudian, Kombes Pol Andre Sukendar yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Riau dimutasi menjadi Auditor Itwil I Itwasum Polri. Posisi yang ditinggalkannya selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Zulanda.
Perubahan juga terjadi pada jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, termasuk pergantian penugasan sejumlah pejabat di wilayah Riau.
Rangkaian mutasi tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran serta optimalisasi pelaksanaan tugas di berbagai satuan kerja.
Dengan bergantinya kepemimpinan Polres Kuansing, publik kini menantikan langkah dan kinerja AKBP Rooy Noor dalam menjalankan amanah barunya.
Harapan masyarakat tetap sama, yakni terciptanya situasi keamanan yang kondusif, pelayanan kepolisian yang semakin baik, serta penegakan hukum yang tegas, transparan, dan tidak tebang pilih.













