Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Sigap, Pemkab Siak Dirikan Dapur Umum Saat Bencana Banjir di Pusako.

badge-check


					Sigap, Pemkab Siak Dirikan Dapur Umum Saat Bencana Banjir di Pusako. Perbesar

||Siak, Thilasia.id-|| Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Siak, Riau, sejak Selasa (28/1/2025) menyebabkan banjir di Kecamatan Pusako. Akibatnya, 50 jiwa dari 15 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi di tenda pengungsian milik BPBD Siak. Pemerintah Kabupaten Siak bergerak cepat dengan mendirikan tenda darurat dan dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir.

“Kemarin kami sudah mendirikan dapur umum beserta bahan pangan dari Baznas. BPBD juga mendirikan tenda untuk tempat tinggal warga sementara,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak, Wan Idris, Kamis (30/1/2025).

Dijelaskan, bahwa dapur umum ini akan melayani warga selama di pengungsian. BAZNAS Siak juga membantu bahan pokok untuk kebutuhan warga di pengungsian.

“Dalam waktu dekat kita juga akan menyalurkan bantuan berupa sembako seperti beras, tepung, telur, dan minyak goreng. Bersama dinas terkait, kami terus memantau kondisi warga musibah banjir ini. Pemerintah daerah terus berupaya memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi,” ,” sebutnya.

Wakil Ketua Bapekam Kampung Dosan, Abuzar, menyampaikan 15 KK sudah menempati tenda pengungsian sejak malam sebelumnya. “Genangan air menyentuh lutut orang dewasa,” ujarnya.

Banjir terparah terjadi di dua RT, yaitu RT 05 dan 06, termasuk Simpang Obor Jalan Lintas Provinsi arah Tanjung Buton. Akibatnya, pengendara sulit melintasi jalan tersebut karena air yang cukup dalam.

“Selain permukiman dan kebun warga, banjir juga merendam Simpang Obor. Kurang lebih 2 km jalan terendam air setinggi 60 cm sehingga mobil kecil tidak dapat melintas,” kata Abuzar.

Banjir ini menyebabkan akses transportasi menjadi sulit dan mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Banjir ini disebabkan oleh pendangkalan kanal dan penyumbatan di gorong-gorong yang pecah sehingga air tidak lancar.

“Di Simpang Pol Airud ada gorong-gorong yang pecah, sehingga air tak lancar mengalir ke kanal besar,” pungkasnya.

Perbaikan infrastruktur yang rusak menjadi penting untuk mencegah banjir berulang di masa depan. Pemerintah Kabupaten Siak terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menangani situasi banjir ini.

Selain penyediaan kebutuhan dasar, upaya evakuasi dan pertolongan juga terus dilakukan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Warga berharap agar banjir ini segera surut dan kondisi kembali normal. Mereka juga berharap agar pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah antisipasi untuk mencegah banjir terulang kembali di masa depan. Bantuan dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HBP ke-62, Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Tunjukkan Kreativitas Lewat Lomba Lukis Ketahanan Pangan

17 April 2026 - 06:56 WIB

Ombudsman Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Pelayanan Publik Tuai Apresiasi

16 April 2026 - 11:25 WIB

Lapas Pasir Pangarayan Intensifkan Pengajian, Warga Binaan Makin Mahir Membaca Al-Qur’an

15 April 2026 - 08:37 WIB

Dorong Pemasaran Produk Warga Binaan, Lapas Pasir Pangarayan Gandeng Pemdes Koto Tinggi

15 April 2026 - 08:31 WIB

RAT Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Digelar, Dorong Transparansi dan Lompatan Kinerja Koperasi

14 April 2026 - 08:28 WIB

Trending di Lapas