Menu ✖

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pekanbaru

Aksi Besar AGPEMARI: Hadapi Penghadangan, Akhirnya Komisi III DPR RI Terima Tuntutan.

badge-check


Aksi Besar AGPEMARI: Hadapi Penghadangan, Akhirnya Komisi III DPR RI Terima Tuntutan. Perbesar

Pekanbaru, Thilasia.id– Aksi demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Riau (AGPEMARI) pada Sabtu (22/2) di Pekanbaru sempat mendapat penghadangan dari pihak Polda Riau. Aksi ini bertepatan dengan kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Mapolda Riau, di mana massa menuntut proses hukum terhadap dugaan korupsi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terkait proyek geomembrane senilai Rp209 miliar.

Ratusan massa yang turun ke jalan awalnya mendapatkan hadangan dari aparat kepolisian saat hendak mendekati lokasi pertemuan Komisi III DPR RI. Namun, setelah melakukan negosiasi, akhirnya perwakilan demonstran diperbolehkan untuk menyampaikan aspirasi mereka langsung kepada Komisi III DPR RI.

Komisi III DPR RI Sambut Baik Aspirasi AGPEMARI Setelah berhasil menemui anggota Komisi III DPR RI, tuntutan AGPEMARI diterima langsung oleh Hinca Panjaitan dan beberapa anggota lainnya. Hinca menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan dugaan korupsi ini.

“Kami telah menerima dokumen dan laporan dari AGPEMARI. Kami akan meminta Kejaksaan Tinggi Riau untuk memberikan penjelasan terkait status penyelidikan dugaan korupsi ini, dan kami pastikan akan ada tindak lanjut,” ujar Hinca di hadapan para demonstran.

Selain itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, juga menambahkan bahwa pihaknya akan meminta klarifikasi dari Kapolda Riau dan Kajati Riau mengenai pengelolaan sumber daya alam serta isu penyalahgunaan senjata api yang juga menjadi sorotan dalam aksi tersebut.

Massa Tegaskan Akan Terus Mengawal Kasus Ini Usai pertemuan dengan Komisi III DPR RI, massa AGPEMARI menyatakan apresiasi atas kesediaan anggota dewan untuk mendengar dan berjanji menindaklanjuti laporan tersebut. Namun, mereka juga menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus ini agar tidak berakhir tanpa kejelasan.

“Kami berharap ini bukan sekadar janji. Kami akan terus mengawal sampai keadilan benar-benar ditegakkan dan para pelaku korupsi di PT PHR diproses secara hukum,” tegas Johan Manurung, Koordinator Lapangan AGPEMARI.

Aksi demonstrasi ini menjadi simbol perlawanan masyarakat Riau terhadap dugaan praktik korupsi di sektor energi, serta bentuk ketidakpuasan terhadap lambatnya proses hukum yang sedang berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jasa Raharja Riau Bersama Ditlantas Polda Riau Gelar Sosialisasi Keselamatan Transportasi dalam Rangka Bulan Keselamatan Transportasi 2026

30 September 2026 - 07:01 WIB

KPU Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama

29 September 2026 - 15:03 WIB

Pekerja PLN Kesetrum Saat Bertugas di Pekanbaru, Aktivis Riau Cep Permana Galih Desak Investigasi K3 dan Transparansi Penanganan Korban

29 September 2026 - 00:26 WIB

HUT Lalu Lintas ke-71 di Polda Riau, Polantas Perkuat Pengabdian untuk Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan

23 September 2026 - 05:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Dukung Agenda “Bengkel Da’i” Ittihadul Muballighin

22 September 2026 - 15:00 WIB

Trending di Pekanbaru