Menu ✖

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pekanbaru

Tenaga Kesehatan Lapas Pekanbaru Skrining Warga Binaan Baru Sebagai Upaya Deteksi Dini

badge-check


Tenaga Kesehatan Lapas Pekanbaru Skrining Warga Binaan Baru Sebagai Upaya Deteksi Dini Perbesar

Pekanbaru, Thilasia.id– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menerima 10 (sepuluh) orang warga binaan baru dari Lapas Kelas IIA Bangkinang. Sebagai salah satu upaya deteksi dini sekaligus pemenuhan hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak, Lapas Pekanbaru menggelar pemeriksaan kesehatan (skrining) kepada warga binaan yang baru pindah, Senin (04/11/2024).

Layanan kesehatan bagi warga binaan sudah menjadi kewajiban bagi petugas. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap warga binaan dalam keadaan sehat dan siap menjalani proses pembinaan. Sekaligus sebagai upaya untuk mencapai hasil yang optimal dalam proses reintegrasi sosial, dimana kesehatan menjadi faktor kunci bagi keberhasilan program pembinaan.

Skrining kesehatan pada narapidana baru dilakukan oleh Tim Medis Lapas Kelas IIA Pekanbaru, meliputi skrining TB, Hepatitis C-HIV, serta skrining penyakit menular lainnya. Pemeriksaan kesehatan rutin juga dilakukan seperti cek gula darah, kolestrol, dan tekanan darah. Serangkaian tes ini bermanfaat untuk mencegah penularan penyakit antar WBP yang berada di dalam Lapas, juga mengantisipasi gangguan kesehatan para warga binaan baru tersebut nantinya.

Dokter di Lapas Pekanbaru, dr. Ros mengungkapkan, “Prosedur tersebut diberlakukan bagi warga binaan baru yang dipindahkan ke Lapas Pekanbaru guna mendeteksi adanya tanda-tanda dari penyakit TB, Hepatitis C-HIV dan penyakit menular lainnya,” jelas nya.

dr. Ros mengungkapkan selain dilakukan skrining kesehatan, warga binaan baru diberikan pengarahan dan sosialisasi yang dilakukan oleh tim tenaga kesehatan Lapas Pekanbaru. Salah satunya, apabila ada WBP yang sakit maka penghuni lain bisa segera melaporkan ke petugas jaga atau komandan jaga untuk menghubungi petugas kesehatan Lapas Pekanbaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Deninteldam XIX/TT Bongkar Dugaan Penimbunan Pupuk Bermasalah di Riau, 69,2 Ton Diamankan

4 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Saat Pekanbaru Terlelap, Tim RAGA Polresta Tetap Bergerak, Cegah (Pekat) Penyakit Masyarakat, Geng dan Aksi Anarkisme

2 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Perkuat Pengawasan, Tim Satops Patnal Kanwil Ditjenpas Riau Lakukan Inspeksi ke Lapas Pekanbaru

1 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Ditlantas Polda Riau Bahas Standar Teknis Andalalin Restaurant Sanjaya Nusantara

1 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Jasa Raharja Riau Bersama Ditlantas Polda Riau Gelar Sosialisasi Keselamatan Transportasi dalam Rangka Bulan Keselamatan Transportasi 2026

30 September 2026 - 07:01 WIB

Trending di Dirlantas