Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

TNI/POLRI

Polda Riau Tangkap 10 Debt Collector Brutal, Rusak Mobil dan Aniaya Sopir di Kantor Polisi.

badge-check


					Polda Riau Tangkap 10 Debt Collector Brutal, Rusak Mobil dan Aniaya Sopir di Kantor Polisi. Perbesar

Pekanbaru, Thilasia.id – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menetapkan 14 orang sebagai tersangka dalam insiden perusakan dan penyerangan brutal di halaman Markas Polsek Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Para pelaku merupakan anggota kelompok Debt Collector Fighter yang kerap beroperasi di wilayah Riau dan sekitarnya.

Peristiwa terjadi pada Jumat (18/4/2025) lalu, saat para penagih utang tersebut berupaya menarik paksa sebuah kendaraan yang dikemudikan seorang wanita di lingkungan kantor polisi. Tak hanya merusak mobil, mereka juga menganiaya sopir di depan umum. Ironisnya, petugas piket yang berjaga saat itu tak memberikan perlindungan.

Aksi mereka terekam dan viral di media sosial, memancing kemarahan publik serta desakan penindakan tegas. Polda Riau bergerak cepat, menangkap empat pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam pascakejadian, dan menyusul menangkap 10 pelaku lainnya di Pekanbaru, Kampar, dan Siak, Jumat (25/4/2025).

“Masing-masing tersangka memiliki peran berbeda. Ada yang melempar batu, memukul kaca dan body mobil, serta menganiaya pengemudi. Ini aksi brutal yang mencoreng wibawa hukum,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Asep Darmawan, Selasa (29/4/2025).

Para pelaku kini ditahan dan dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari penganiayaan, perusakan barang, hingga ancaman kekerasan. Polisi juga tengah mendalami keterlibatan pihak leasing yang memberikan instruksi penarikan secara paksa tanpa prosedur hukum yang sah.

Sebagai bentuk tanggung jawab atas kelalaian pengamanan di lingkungan markas, Kapolresta Pekanbaru telah mencopot Kapolsek Bukit Raya Kompol Syafnil. Langkah ini sebagai respons atas lemahnya kontrol internal saat kejadian berlangsung.

“Kami tidak akan kompromi terhadap segala bentuk premanisme, apalagi yang dilakukan di wilayah institusi hukum. Semua pelaku akan kami kejar, termasuk aktor intelektual di baliknya,” tambah Kombes Asep.

Polda Riau menegaskan komitmennya untuk menindak tegas kelompok-kelompok penagih utang yang bertindak di luar hukum. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengalami intimidasi atau tindakan kekerasan dari oknum debt collector.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keakraban Terlihat di Kediaman Daeng Johan dan Desi Novita Saat Puluhan Awak Media Hadir Dalam Rangka Acara Rutin Grup Info Lalu Lintas sekaligus Doa Syukuran Menempati Rumah.

9 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Polantas Karib Hadir di Tengah Hiruk Pikuk Kota Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Keselamatan, Nasionalisme, dan Green Policing Jelang HUT Ke-81 RI

7 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Cegah Karhutla Meluas, Polsek Payung Sekaki Pastikan Sarana dan Peralatan Pemadam Siap Digunakan

4 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla, Kapolresta Pekanbaru Bersama Kapolsek Payung Sekaki Cek Kondisi Embung Payung Sekaki

4 Agustus 2026 - 07:27 WIB

TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri

2 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Trending di TNI/POLRI