Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pekanbaru

Dibawa untuk Sembuh, Pulang dalam Peti: Kematian Misterius Ahmad Nuradi di RSJ Tampan.

badge-check


					Dibawa untuk Sembuh, Pulang dalam Peti: Kematian Misterius Ahmad Nuradi di RSJ Tampan. Perbesar

PEKANBARU, THILASIA.ID- Kedua orangtua dan keluarga almarhum Ahmad Nurhadi warga Desa Muara Dilam kecamatan Kunto Darussalam kabupaten Rokan Hulu provinsi Riau, menilai janggal atas kematian Ahmad Nuradi. Awalnya orangtua almarhum Ahmad Nuradi mengantarkan anaknya untuk berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan kota Pekanbaru Riau, alasan kedua orangtuanya membawa Almarhum dikarenakan Almarhum menderita depresi jiwa, takut akan menganggu tetangga dan masyarakat kedua orangtunya membawa Almarhum untuk dirawat di RSJ Tampan.

Selasa (22/04/2025) sekitar pukul 12:00 WIB, kedua orangtua almarhum menjenguk anaknya ke RSJ Tampan, setibanya dirumah sakit almarhum sempat ngobrol dengan kedua orangtunya dan keluarga yang ikut menjenguk, sekitar 3 menit kedua orangtuanya hanya diperbolehkan pihak RSJ untuk berkunjung, selepas berkunjung kedua orang tua Almarhum pergi kerumah kos anaknya yang bernama Jamilah tinggal di jalan Bangau.

Kamis (24/04/2025) sekitar pukul 17:00 WIB orang tuanya datang untuk mengantarkan makanan dan dititip kepada security yang bernama Ari.

Jumat (25/04/2025) sekitar 14:00 WIB ayah Almarhum sempat video call bersama dengan memakai hp security Ari, ayahnya sempat melihat anaknya dalam keadaan sehat. Sekitar pukul 19:00 WIB perawat RSJ memberikan kabar kepada Maisaroh (kakaknya almarhum) untuk mengabari agar orangtua almarhum datang ke RSJ. Sekitar pukul 19:20 WIB kedua orangtua Almarhum datang kerumah sakit dan menemui perawat RSJ.

Setibanya di rumah sakit salah satu perawat mengatakan bahwa Almarhum Ahmad Nuradi telah meninggal dunia. Mendapatkan anaknya telah meninggal dunia kedua orangtua Almarhum merasa terpukul dan menangis histeris. Tidak terima atas kematian anaknya yang dinilai tidak wajar, orangtua almarhum meminta kepada aparat Kepolisian dari Polresta Pekanbaru. Usai berkordinasi dengan pihak RSJ Pihak Polresta Pekanbaru dan Polsek Tampan membawa Almarhum untuk diotopsi ke rumah sakit Bhayangkara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Riau Lepas Keberangkatan Mudik Kebangsaan Rute Pekanbaru–Sumbar dan Sumut

17 Maret 2026 - 15:00 WIB

Apel Pagi Lapas Pekanbaru, Kasubag TU Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas Petugas

16 Maret 2026 - 07:22 WIB

Diserbu 276 Peserta, Go Sprint Go Green Seri VII Ditlantas Polda Riau Gaungkan Generasi Sehat dan Peduli Lingkungan

15 Maret 2026 - 12:48 WIB

Sempat Dikaitkan Kasus Narkoba, Lapas Pekanbaru Tegaskan AW Bukan Warga Binaan

13 Maret 2026 - 17:13 WIB

Kapolda Riau Terima Maklumat Hari Ekosistem dari Persatuan Hijau Riau

13 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Pekanbaru