Menu ✖

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Produktivitas di Balik Jeruji, Roti Kayna Salah Satu Bukti Keberhasilan Pembinaan Kemandirian di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

badge-check


					Produktivitas di Balik Jeruji, Roti Kayna Salah Satu Bukti Keberhasilan Pembinaan Kemandirian di Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Perbesar

Pekanbaru, Thilasia.id –  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan keberhasilannya dalam pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui produk unggulan mereka, Roti Kayna, Jumat (18/04/2025).

Roti Kayna, yang diproduksi oleh WBP Lapas Kelas IIA Pekanbaru, bukan hanya memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga menunjukkan kualitas yang tak kalah dengan roti-roti yang diproduksi di luar Lapas. Para pekerja yang terlibat dalam pembuatan roti ini telah mengikuti pelatihan intensif dalam proses pembuatan roti untuk memastikan hasil yang berkualitas tinggi.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, mengungkapkan kebanggaannya terhadap produk ini. “Roti Kayna ini merupakan produk unggulan kami yang tidak kalah saing dengan roti-roti yang dijual di luar Lapas. Tentunya, ke depan kita akan mengembangkan lagi, baik itu kualitas maupun kuantitas,” jelas Erwin.

Selain kualitas yang terjamin, Roti Kayna juga telah mendapatkan sertifikasi halal dan izin PIRT, yang membuktikan bahwa produk ini aman dan layak konsumsi.

Lebih dari sekadar produk, Roti Kayna juga memberi manfaat besar bagi WBP yang terlibat dalam produksinya. Keahlian yang mereka pelajari dalam membuat roti ini diharapkan dapat menjadi bekal yang berguna ketika mereka kembali ke masyarakat. Kemampuan ini membuka peluang bagi mereka untuk memulai usaha atau bekerja di industri roti setelah bebas.

Roti Kayna menjadi contoh nyata bahwa dengan pembinaan yang tepat, WBP Lapas Kelas IIA Pekanbaru tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga turut berperan dalam menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kualitas hidup mereka setelah kembali ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Pasir Pangarayan Lanjutkan Tracing TBC dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

28 September 2026 - 09:45 WIB

Tertib Kelola BMN, Lapas Pasir Pangarayan Musnahkan Persediaan Spray Bubuk Merica Usang

24 September 2026 - 14:59 WIB

HUT Lalu Lintas ke-71 di Polda Riau, Polantas Perkuat Pengabdian untuk Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan

23 September 2026 - 05:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Dukung Agenda “Bengkel Da’i” Ittihadul Muballighin

22 September 2026 - 15:00 WIB

Pastikan Kesiapan Open Traffic, Ditlantas Polda Riau Tinjau Overpass STA 203+285

21 September 2026 - 15:59 WIB

Trending di Pekanbaru