Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Tolak Peredaran Narkoba di Lapas Bangkinang, Massa Desak Copot Kalapas.

badge-check


					Tolak Peredaran Narkoba di Lapas Bangkinang, Massa Desak Copot Kalapas. Perbesar

Bangkinang, Thilasia.id – Gelombang perlawanan terhadap peredaran narkoba di Lapas Bangkinang mulai menggema. Sebagai bukti keseriusan, massa dari berbagai elemen mahasiswa dan pemuda menggelar aksi di Bundaran Ahmad Yani pada Jumat (21/03/2025), menandai perkenalan jilid pertama dari gerakan mereka.

Aksi ini bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi sinyal awal bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti di satu titik. Dengan suara lantang, mereka menegaskan bahwa jika tuntutan tidak dipenuhi, aksi jilid kedua akan dilangsungkan di depan Lapas Bangkinang pada Selasa, 22 Maret 2025.

Di tengah lingkaran demonstran, Cep Permana Galih, Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak), menyuarakan kekecewaannya terhadap lemahnya pengawasan di dalam Lapas.

“Lapas seharusnya menjadi tempat pembinaan, bukan tempat nyaman bagi bandar narkoba! Jika aparat yang bertanggung jawab tak mampu membersihkan institusinya sendiri, maka copot saja! Kami tidak akan diam!” serunya, membakar semangat massa yang mengibarkan spanduk dan poster tuntutan.

Sementara itu, Alfi , pemuda dan mahasiswa Kampar yang turut ambil bagian dalam orasi, mengingatkan bahwa aksi ini bukan gertakan semata.

“Hari ini kami perkenalan, Selasa depan kami pastikan lebih besar! Jangan main-main dengan masa depan bangsa! Jika Lapas tidak bisa dibersihkan dari narkoba, maka kepala di atasnya yang harus diganti!” teriaknya dengan nada penuh kemarahan.

Aksi di Bundaran Ahmad Yani ini berlangsung damai namun penuh tekanan moral bagi pihak terkait. Massa berjanji akan terus mengawal isu ini hingga tuntas, dengan langkah konkret turun ke Lapas Bangkinang pada aksi berikutnya.

Kini, pertanyaannya adalah: akankah pihak berwenang mendengar dan bertindak sebelum amarah rakyat membesar?

 

Editor: mardho Thila, S.E

_melampaui Narasi Tanpa Distorsi_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pastikan Layanan Optimal, Lapas Pasir Pangarayan Evaluasi Kolaborasi Kesehatan dengan Puskesmas Rambah

5 Mei 2026 - 15:00 WIB

Pengawasan Pembinaan Diperkuat, Hakim Wasmat Turun Langsung ke Lapas Pasir Pangarayan

30 April 2026 - 12:27 WIB

Hadiri Wisuda XXIV UPP, Lima Pegawai Lapas Pasir Pangarayan Resmi Raih Gelar Sarjana Hukum

29 April 2026 - 10:52 WIB

Perkuat Kolaborasi, Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Otonomi Daerah di Rokan Hulu

27 April 2026 - 10:33 WIB

Kolaborasi dengan Puskesmas Rambah, Lapas Pasir Pangarayan Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

25 April 2026 - 13:12 WIB

Trending di Lapas