Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Mahasiswa

Ketika Sungai Meluap, BEM STIE Riau Hadir: Kepedulian Mengalir, Riau Harus Bangkit.

badge-check


					Ketika Sungai Meluap, BEM STIE Riau Hadir: Kepedulian Mengalir, Riau Harus Bangkit. Perbesar

||PEKANBARU, THILASIA.ID-|| Badan Eksekutif Mahasiswa STIE Riau melalui Kementerian Sosial melaksanakan program kerja dengan tema “Mahasiswa Peduli Dampak Peluapan Air Sungai” sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap korban banjir, Rabu (12/3/2025).

Peluapan air Sungai Kampar dan Sungai Siak mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di Riau. Dalam kegiatan ini, BEM STIE Riau melakukan peninjauan, berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta menyalurkan bantuan sembako di dua wilayah terdampak yaitu Kampar dan Pekanbaru.

“Kami berharap dengan kegiatan ini dapat membangkitkan semangat kepedulian sosial, khususnya di kalangan mahasiswa. Semoga kehadiran kami di lokasi dapat menjadi penawar luka bagi para korban banjir.” Ujar Shalsabilla selaku Wakil Presiden Mahasiswa BEM STIE Riau.

Selain itu, Zola Fransya selaku Menteri Sosial dan Politik BEM STIE Riau juga menyampaikan pandangannya terkait bencana banjir ini, “Melihat langsung kondisi di lokasi banjir memunculkan pertanyaan kritis, apakah ini akibat illegal logging? Apakah ini akibat pembakaran hutan dan alih fungsi lahan? Tentu masih banyak pertanyaan yang perlu dikaji lebih dalam. Hal ini menjadi acuan bagi kami di Kementerian Sosial dan Politik untuk mengkaji secara konkret serta memasifkan gerakan terkait bencana banjir di Riau.” Ungkap Zola sapaan akrabnya.

Disisi lain, Anggi Ayu sebagai Bendahara Umum BEM STIE Riau menegaskan persoalan banjir jangan hanya menjadi ladang ceremonial pembagian sembako tetapi pasca banjir langkah konkret harus di cetuskan oleh pemerintah di Riau, karena dibaca dari sektor ekonomi tentu banjir dapat menjadi penghambat ekonomi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

Presiden Mahasiswa STIE Riau yakni Azmi Zandri turut bermalam bersama warga terdampak banjir di Kampar sejak 2 Maret hingga 3 Maret 2025 untuk merasakan langsung kondisi masyarakat yang terdampak.

“Persoalan banjir wajib menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Riau, baik Gubernur maupun Bupati, untuk melakukan mitigasi yang komprehensif. Banjir sudah menjadi bencana tahunan di Riau. Kami mengapresiasi gerak cepat pemerintah dalam memastikan logistik, keselamatan, dan kesehatan masyarakat terdampak. Semoga permasalahan banjir dapat terselesaikan di tangan pemerintahan Riau yang progresif, terutama dalam momentum 100 hari kerja.” Imbuh Azmi.

Azmi juga menambahkan, “Kami bakal mengawal Gubernur, Bupati dan OPD baru di Riau sebagai bentuk cinta dan perhatian kami dengan daerah Riau baik dengan gerakan media atau turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.” Tutup Azmi Zandri, Presiden Mahasiswa BEM STIE Riau Periode 2025/2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Riau Lepas Keberangkatan Mudik Kebangsaan Rute Pekanbaru–Sumbar dan Sumut

17 Maret 2026 - 15:00 WIB

Apel Pagi Lapas Pekanbaru, Kasubag TU Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas Petugas

16 Maret 2026 - 07:22 WIB

Diserbu 276 Peserta, Go Sprint Go Green Seri VII Ditlantas Polda Riau Gaungkan Generasi Sehat dan Peduli Lingkungan

15 Maret 2026 - 12:48 WIB

Sempat Dikaitkan Kasus Narkoba, Lapas Pekanbaru Tegaskan AW Bukan Warga Binaan

13 Maret 2026 - 17:13 WIB

Kapolda Riau Terima Maklumat Hari Ekosistem dari Persatuan Hijau Riau

13 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Pekanbaru