Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pekanbaru

Tim SAR Ditpolair Polda Riau Evakuasi Warga terdampak Banjir

badge-check


					Tim SAR Ditpolair Polda Riau Evakuasi Warga terdampak Banjir Perbesar

Pekanbaru, Thilasia.id- Banjir yang melanda wilayah Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, membuat ratusan warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Dalam upaya penyelamatan ini, personel Ditpolairud Polda Riau turun langsung ke lokasi untuk membantu warga terdampak, bahkan menggendong mereka ke posko pengungsian.

Personel Ditpolairud Polda Riau tak hanya mengerahkan 3 unit rubber boat dan 12 personel, tetapi juga melakukan evakuasi dengan cara humanis. Warga lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan anak-anak yang kesulitan berjalan di genangan air setinggi 40 cm hingga 120 cm, digendong satu per satu oleh petugas menuju tempat yang lebih aman.

Wadirpolairud Polda Riau, AKBP Andi Yul, menyampaikan bahwa evakuasi ini dilakukan secepat mungkin untuk memastikan keselamatan warga, terutama kelompok rentan yang kesulitan menyelamatkan diri.

“Kami melihat banyak warga yang tidak bisa berjalan sendiri karena kondisi banjir cukup tinggi dan arus cukup deras. Oleh karena itu, personel kami langsung turun membantu, bahkan menggendong warga untuk memastikan mereka sampai dengan selamat ke posko pengungsian,” ujar AKBP Andi Yul.

Selain evakuasi, Ditpolairud Polda Riau juga membantu warga dalam mengamankan barang berharga dan kendaraan yang masih bisa diselamatkan dari genangan banjir.

Selain melakukan evakuasi, Ditpolairud Polda Riau juga melakukan pendataan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak, dengan hasil yakni, Kelurahan Meranti Pandak: 2.004 KK, Kelurahan Sri Meranti: 3.664 KK, dan Total warga terdampak: 5.668 KK.

Kondisi di lapangan masih cukup sulit, mengingat beberapa akses jalan sulit di lewati akibat tingginya debit air. Meski demikian, tim dari Ditpolairud Polda Riau,  terus berupaya mengevakuasi warga yang masih bertahan di rumah mereka.

AKBP Andi Yul mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri bertahan di rumah jika kondisi banjir semakin tinggi. Pihak kepolisian juga terus memantau kondisi cuaca dan debit air untuk mengantisipasi banjir susulan.

“Kami mengimbau warga agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Jangan menunggu hingga kondisi semakin parah. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.

Selain evakuasi, Ditpolairud Polda Riau juga akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan logistik dan medis segera tersalurkan bagi para pengungsi.

Dengan adanya aksi cepat tanggap dari Ditpolairud Polda Riau ini, diharapkan warga yang terdampak banjir dapat merasa lebih aman dan mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan.

Warga masyarakat terdampak banjir diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas Kepolisian di lapangan, guna menghindari resiko lebih lanjut akibat banjir ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tinjau Tesso Nilo, Kapolri–Titiek Soeharto Dorong Perlindungan Gajah dan Pemulihan Hutan

18 Maret 2026 - 01:42 WIB

Kapolri Serukan Persatuan dari Riau, Ingatkan Bahaya Narasi Pemecah Bangsa

17 Maret 2026 - 23:17 WIB

Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Riau–Cipayung Plus Fasilitasi dan Kawal Ratusan Pemudik

17 Maret 2026 - 20:47 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Desa Temiang Resmi Beroperasi, Akses Warga Kian Lancar

17 Maret 2026 - 20:24 WIB

Kapolri Bersama Titiek Soeharto Resmikan dan Groundbreaking 110 Jembatan Presisi di Riau

17 Maret 2026 - 20:07 WIB

Trending di Kampar