Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Pemkab Siak Gelar Rakor Forkopimda, Penanganan Bencana Banjir Jadi Bahasan Utama.

badge-check


					Pemkab Siak Gelar Rakor Forkopimda, Penanganan Bencana Banjir Jadi Bahasan Utama. Perbesar

SIAK, THILASIA.ID Diawal tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Siak menggelar Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), bersama Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, Jum’at malam (24/1/2025).

Rapat Forkopimda yang dilaksanakan di Balairung Datuk 4 Suku, Komplek Perumahan Abdi Praja, Kecamatan Siak tersebut, dipimpin langsung oleh Bupati Siak Alfedri.

Dihadiri oleh Wakil Bupati Siak Husni Merza, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman, Pimpinan Instansi Vertikal / mewakili, para Asisten, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.

Bupati Siak Alfedri Memimpin Rapat Forkopimda

Dalam kesempatan ini, Bupati Siak Alfedri menjelaskan ada beberapa hal yang akan dibahas dalam rapat Forkopimda ini, salah satunya fokus utamanya adalah persoalan banjir yang terjadi di Kabupaten Siak.

“Berdasarkan Stasiun Klimatologi BMKG Provinsi Riau, di wilayah Kabupaten Siak berpotensi banjir. Dikarenakan curah hujan mencapai 151-200 MM berdurasi 10-20 hari, yang akan terjadi rata-rata pada bulan Desember 2024 sampai Maret 2025.

Dan saat ini, sudah ada kampung yang banjir, yakni di Kampung Benteng Hilir dan Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura,” ucap Alfedri.

Sedangkan di beberapa titik banjir di kecamatan lainnya, sambung Alfedri, terjadi banjir akibat pasang surut air sungai dan curah hujan yang tinggi, sehingga sungai tidak mampu menampung debit air.

“Untuk mengatasi banjir tersebut, ada beberapa upaya yang telah dilakukan, yakni meninjau langsung situasi dan kondisi banjir, menurunkan alat berat ke wilayah terdampak banjir.

Serta menempatkan pengungsian warga yang terdampak banjir, mendirikan dapur umum, pemeriksaan kesehatan, penyediaan air bersih dan pendirian Posko PMI, serta menyerahkan bantuan bagi korban banjir,” jelasnya.

Selain itu, Alfedri juga mengingatkan kepada seluruh Camat, Lurah dan Penghulu, agar meningkatkan kewaspadaan dan memperingatkan masyarakat jika adanya kemungkinan banjir, apalagi di daerah yang rawan banjir.

“Saya meminta kepada para Camat, Lurah dan juga Penghulu, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya banjir. Untuk mengantisipasi kejadian banjir diminta kepada BPBD, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan menyiapkan sarana dan prasarana untuk para pengungsi nantinya,” harap Bupati Siak tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HBP ke-62, Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Tunjukkan Kreativitas Lewat Lomba Lukis Ketahanan Pangan

17 April 2026 - 06:56 WIB

Ombudsman Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Pelayanan Publik Tuai Apresiasi

16 April 2026 - 11:25 WIB

Lapas Pasir Pangarayan Intensifkan Pengajian, Warga Binaan Makin Mahir Membaca Al-Qur’an

15 April 2026 - 08:37 WIB

Dorong Pemasaran Produk Warga Binaan, Lapas Pasir Pangarayan Gandeng Pemdes Koto Tinggi

15 April 2026 - 08:31 WIB

RAT Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Digelar, Dorong Transparansi dan Lompatan Kinerja Koperasi

14 April 2026 - 08:28 WIB

Trending di Lapas