Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pekanbaru

Diduga Sarang Maksiat, Kedua Kalinya Ratusan Massa Demo Chr matic Family Karaoke, Massa Blokir Jalan Pekanbaru-Kampar.

badge-check


					Diduga Sarang Maksiat, Kedua Kalinya Ratusan Massa Demo Chr matic Family Karaoke, Massa Blokir Jalan Pekanbaru-Kampar. Perbesar

||PEKANBARU,THILASIA.ID|| Untuk kedua kalinya ratusan massa yang tegabung dalam Forum Anti Maksiat Pekanbaru bersama masyarakat menggelar aksi demo menuntut penutupan Tempat Hiburan Malam (THM) Chromatic Family Karaoke yang berada di jalan HR Sobrantas Kecamatan Tuahmadani Pekanbaru.

Massa juga memblokir Jalan HR Soebrantas yang menghubungkan Pekanbaru- Bangkinang, Jumat siang (10/1/2025).

Aksi demonstrasi yang tergabung dalam Forum Anti Maksiat Pekanbaru dan masyarakat Kembali turun ke jalan mendesak dengan tegas menutup Tempat Hiburan Malam Chromatic Family Karaoke. Dimana aksi sebelumnya tidak menemui titik terang dan tempat karoke tersebut tetap beroperasi.

Massa pun menggelar orasi dengan menggunakan mobil Pick up ber speaker besar mendesak agar tempat hiburan malam tersebut yang diduga menjadi sarang maksiat di tutup permanen.

Tak hanya orasi, massa juga memasang spanduk yang berisi penolakan terhadap keberadaan tempat hiburan Chromatic dari MUI Kota Pekanbaru, serta dari Majelis Taklim Masjid Paripurna Al-Muttaqin, Kecamatan Tuahmadani, mengingat keberadaan tempat hiburan tersebut berada dekat dengan fasilitas keagamaan dan Pendidikan seperti Masjid, sekolah dan pemukiman masyarakat.

Karena tak kunjung mendapat respon dan jawaban dari pihak management Chromatic Family Karaoke Panam. Massa aksi pun nekat memblokir jalan HR Soebrantas yang merupakan jalan terpadat akses utama yang menghubungan kota Pekanbaru-Kampar, Akibatnya kemacetan parah terjadi diruas jalan tersebut.

Humas Forum Anti Maksiat Pekanbaru mengatakan, bahwa pihaknya masih menunggu jawaban dari Pemerintah dan Chromatic, jika tidak ada titik terang pihaknya akan terus bertahan dilokasi ini.

“Kita masih menunggu jawaban dari pihak pengelola dan pemerintah kota Pekanbaru,”ujar Agus tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momentum Hari Bhayangkara ke-80, Ketua DPW IYE Riau: Polri Harus Semakin Profesional, Humanis, dan Menjadi Garda Terdepan Penegakan Hukum

1 Juli 2026 - 14:15 WIB

Mahasiswa Kabupaten Siak Angkat Suara, Dukung Penuh Pemkab Siak Tagih Rp489 Miliar DBH ke Pusat

26 Juni 2026 - 14:32 WIB

Merawat Peradaban Pekanbaru Kota Bertuah GMN Riau Napak Tilas di Makam Panjang Sekaligus Peringati Hari Jadi Kota Pekanbaru

20 Juni 2026 - 15:33 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Payung Sekaki Laksanakan Pengecekan Ketersediaan Pangan Di Toko Sembako 

10 Juni 2026 - 07:15 WIB

Pacu Sampan Payung Sekaki Semarakkan HUT Pekanbaru ke-242, Didukung KONI dan Dorong Edukasi serta UMKM

28 Mei 2026 - 08:18 WIB

Trending di Pekanbaru