Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

TNI/POLRI

Hadapi Ancaman Karhutla 2026, Rohul Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Sejak Dini

badge-check


					Hadapi Ancaman Karhutla 2026, Rohul Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Sejak Dini Perbesar

ROKAN HULU | THILASIA.ID— Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu semakin diperkuat menjelang musim kemarau 2026. Jajaran kepolisian bersama Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) menggelar rapat koordinasi serentak di sejumlah wilayah, Senin (13/4/2026), guna memastikan kesiapsiagaan dini dan sinergi lintas sektor.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Pendalian IV Koto dan Aula Kantor Camat Kabun, dengan melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan.

Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, menegaskan bahwa bulan April menjadi fase awal penguatan kampanye pencegahan karhutla di wilayah Riau. Hal ini seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi dampak fenomena El Niño yang diprediksi memicu musim kemarau panjang pada 2026.

“Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini. Lebih baik mencegah daripada menghadapi dampak kabut asap yang luas,” ujarnya.

Ia menekankan peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan larangan membuka lahan dengan cara membakar kepada masyarakat. Selain itu, pemerintah desa dan pihak perusahaan diminta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadaman, termasuk melakukan pengecekan rutin peralatan.

“Apel kesiapsiagaan juga akan dilaksanakan dengan melibatkan personel, masyarakat, dan peralatan sebagai langkah konkret menghadapi musim kemarau,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Pendalian IV Koto Rika Meriza menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam pencegahan karhutla. Ia meminta setiap desa aktif melakukan sosialisasi dan menyiapkan perlengkapan siaga, serta melibatkan MPA sebagai ujung tombak di lapangan.

“Seluruh elemen harus bergerak bersama agar potensi karhutla bisa dicegah sedini mungkin,” katanya.

Di Kecamatan Kabun, Camat Anang Perdana Kusuma juga menegaskan kesiapsiagaan pemerintah desa dalam menghadapi potensi karhutla. Ia menyebut sejumlah wilayah rawan, seperti Batulangkah Besar, Koto Ranah, Kabun, Aliantan, dan Bencah Kusuma, perlu mendapat perhatian khusus.

“Pemerintah desa harus responsif, menyiagakan peralatan, memastikan kesiapan mesin pompa air dan selang, serta mengaktifkan kembali MPA,” ujarnya.

Ia juga menyoroti sejumlah kendala di lapangan, seperti medan sulit dijangkau, keterbatasan sumber air, dan minimnya logistik. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah karhutla.

“Kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan menjadi kunci utama,” tegasnya.

Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino menambahkan bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Rokan Hulu diperkirakan mulai memasuki musim kemarau panjang pada akhir April 2026. Untuk itu, diperlukan langkah mitigasi sejak dini melalui sinergi seluruh pihak.

“Kita perlu mendata wilayah rawan, meningkatkan sosialisasi, serta memastikan masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

Perwakilan Manggala Agni, Zulfikri, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung pencegahan hingga penanganan karhutla di lapangan. Dengan dukungan personel dan peralatan yang memadai, koordinasi dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa akan terus diperkuat.

Secara keseluruhan, hasil rapat koordinasi di berbagai kecamatan tersebut menghasilkan komitmen bersama seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi, kesiapsiagaan, serta sinergi dalam mencegah dan menanggulangi karhutla di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, serta diharapkan mampu memperkuat kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi potensi karhutla tahun 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Akhir Pelarian DPO Sabu, Ditangkap di Lintas Duri–Dumai Tanpa Perlawanan

15 April 2026 - 08:22 WIB

Operasi Dini Hari di Jalur Rawan, Pengedar Sabu-Ganja Tak Berkutik

15 April 2026 - 08:17 WIB

Gerak Kilat Polsek Mandau Bongkar Kasus Sabu, Dua Pelaku Ditangkap, Bandar Masih Buron

14 April 2026 - 11:21 WIB

Emosi Tak Terkendali, Suami Aniaya Istri di Mandau dan Diamankan Polisi

14 April 2026 - 11:14 WIB

Polsek Ujung Batu Bongkar Jaringan Narkotika, 6 Pelaku Diamankan dengan 33 Gram Sabu dan Ekstasi

13 April 2026 - 19:23 WIB

Trending di Hukrim