Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

TNI/POLRI

Aktivis Satwa Puji Kecepatan Polda Riau Tangkap Pemburu Gajah: Sejarah Baru!

badge-check


					Aktivis Satwa Puji Kecepatan Polda Riau Tangkap Pemburu Gajah: Sejarah Baru! Perbesar

Pekanbaru, Thilasia.id – Aktivis satwa, Rahel Yosi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Polda Riau mengungkap kasus perburuan gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Menurut Rahel, ini adalah sejarah baru dalam upaya perlindungan terhadap hewan liar.

Rahel Yosi menyebut langkah Polda Riau di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Herry Heryawan ini menjadi sebuah tonggak sejarah baru dalam upaya konservasi di Provinsi Riau. Menurutnya, koordinasi yang solid memungkinkan kepolisian menangkap 15 tersangka dalam waktu singkat, sementara 3 orang lainnya masih dalam pengejaran (DPO).

“Pertama kali dalam sejarah Polda Riau, kasus pembunuhan gajah yang diambil gadingnya berhasil diungkap dalam waktu yang terhitung luar biasa cepat. Lima belas tersangka ditangkap,” ujar Rahel dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Ia menambahkan bahwa pengungkapan ini merupakan berita yang sangat membahagiakan bagi para pecinta dan pejuang satwa di seluruh Indonesia.

“Melihat upaya dan kepedulian Kepolisian dalam melindungi dan menjaga satwa Indonesia adalah suntikan semangat bagi kami semua,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rahel menyampaikan terima kasih mendalam kepada Irjen Pol Herry Heryawan yang dinilai sangat terbuka dan memberikan ruang bagi para aktivis satwa untuk ikut berkontribusi dalam pengawasan lingkungan.

Tak hanya kepada kepolisian, dukungan pemerintah pusat juga menjadi sorotan. Rahel secara khusus mengapresiasi Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, yang dinilai konsisten mendukung pelestarian satwa liar.

“Terima kasih saya sampaikan kepada Menteri Kehutanan Bapak Raja Juli Antoni yang selalu mendukung usaha-usaha pelestarian satwa Indonesia dan berjanji bahwa negara akan hadir dalam upaya perlindungan satwa,” tutur Rahel.

Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi kesuksesan satu kali saja, melainkan menjadi standar baru dalam penanganan kejahatan satwa liar di masa depan. Rahel Yosi menegaskan bahwa keterlibatan aktif Polri bersama TNI dan pemangku kepentingan lainnya memberikan harapan baru bagi kelangsungan hidup gajah Sumatera yang kian terancam.

“Semoga hal ini menjadi semangat untuk upaya yang konsisten bagi kita semua dalam menjaga satwa Indonesia yang kita cintai. Hutan Riau dan satwa di dalamnya adalah warisan yang harus kita bela tanpa kompromi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Polda Riau menangkap 15 tersangka kasus perburuan gading gajah di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Tiga tersangka lainnya masih dalam pengejaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jamin Mutu & Efektivitas Pengadaan, Tim Puslitbang Polri Tinjau Langsung Polres Kampar

21 September 2026 - 16:33 WIB

Polres Inhu Amankan Pelaku Pembakaran Lahan, 1,8 Hektare Terbakar

21 September 2026 - 16:24 WIB

Pastikan Kesiapan Open Traffic, Ditlantas Polda Riau Tinjau Overpass STA 203+285

21 September 2026 - 15:59 WIB

Gerak Cepat Polantas Karib Riau Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan Sesama Pengemudi di Tol Permai

19 September 2026 - 17:35 WIB

Polantas Karib Edukasi Mahasiswa UMRI tentang Bahaya Kantuk dan Keselamatan Berkendara

19 September 2026 - 09:55 WIB

Trending di Pekanbaru