Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Masyarakat Buantan Besar Keluhkan Air Bersih, Bupati Afni : Kita Cari Solusinya

badge-check


					Masyarakat Buantan Besar Keluhkan Air Bersih, Bupati Afni : Kita Cari Solusinya Perbesar

SIAK, THILASIA.ID- Masyarakat Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak mengeluhkan sulitnya mengakses air bersih. Mereka berharap di daerahnya terpasang dan dialiri Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM).

Kepala Desa Buantan Suwanto menyampaikan setiap tahun pihaknya mengusulkan melalui anggaran APBN, agar air bersih bisa masuk ke Buantan. Masyarakat berharap saat musim kemarau seperti sekarang, air bersih bisa terpenuhi untuk MCK dan persawahan.

“Kami di sini, persoalannya air bersih. Apalagi ketika musim kemarau seperti saat ini, sulit mendapatkan air, Kami berharap betul air bersih ini minimal untuk MCK dan untuk Padi saja lah,” kata Suwanto, Kepala Desa Buantan Besar bicara di forum Musrenbang Kecamatan di aula Kantor Penghulu Buantan Besar Kecamatan Siak, Senin (24/2/2026) sore.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak, Ardi Irfandi menjelaskan bahwa kendala yang dihadapi saat ini lebih kepada kapasitas dan tekanan air pada sistem yang ada.

Menurutnya, penambahan sambungan rumah (SR) tidak bisa dilakukan begitu saja tanpa peningkatan kapasitas mesin.

“InsyaAllah, kami akan lanjutkan usulan lama di 2027. Tapi kalau saat ini kita paksakan menambah banyak SR atau penyambungan air bersih ke rumah. Saya khawatir masyarakat kecewa karena tekanannya menurun, nanti malah air tidak sampai ke rumah,” terang dia.

“Jadi kita coba upgrade dulu sistem pengelolaan airnya. Kalau tekanan sudah stabil, baru kita hitung, dengan pompa segini bisa melayani berapa rumah,” tambahannya.

Bupati Siak Afni Zulkifli yang memimpin acara itu, menanggapi usulan tersebut, bahwa pelayanan dasar, termasuk air bersih tidak boleh terganggu. Apa yang disampaikan masyarakat hari ini menjadi catatannya untuk dibahas di Musrenbang dan RKPD Kabupaten.

“Masalah air bersih ini hampir tiap hari saya bicarakan dengan Pak Kadis. Macam-macam cobaan PDAM kita ini, mulai dari tekanan air, obat dan sebagainya,” ucap Afni.

Afni menyampaikan, Pemerintah Daerah terus berkoordinasi dan mencari solusi agar hak dasar masyarakat terpenuhi. Ia menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum, yang mengurus air bersih, jalan, irigasi mencarikan solusi terhadap persoalan air bersih ini.

“Jadi bapak ibu, kita memang efisiensi, tapi saya bilang tidak boleh efisiensi pada pelayanan dasar, termasuk salah satunya Dinas PU. PU dan turunannya tidak boleh ada efisiensi, Cuman tinggal prioritas yang mana kita kerjakan,” tegas nya.

Ia juga memastikan pemerintah daerah tetap berikhtiar sekaligus membuka peluang dukungan dari pemerintah pusat untuk memperkuat layanan dasar masyarakat.

Pemkab Siak tetap memaksimalkan sistem yang ada terlebih dahulu agar distribusi air lebih stabil, sebelum membuka penambahan jaringan baru secara bertahap.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskusi Bareng Pelaku Usaha PKS, Bupati Afni Ajak Karyawan Berzakat

24 Februari 2026 - 13:22 WIB

Bupati Siak Tekankan KDMP Harus Terbentuk di Seluruh Kampung.

24 Februari 2026 - 13:17 WIB

Sinergi Forkopimda: Kalapas Pasir Pangarayan Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Hasil Penegakan Perda 2025

24 Februari 2026 - 09:34 WIB

Kepedulian Bersama, Lapas Pasir Pangarayan Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran di Rohul

24 Februari 2026 - 08:41 WIB

Safari Ramadan 1447 H, Pemkab Siak Ajak Tunaikan Zakat dan Perkuat Kepedulian Umat

23 Februari 2026 - 19:00 WIB

Trending di Pemerintah