PEKANBARU | THILASIA.ID – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melaporkan situasi arus balik H+7 Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polda Riau dalam kondisi aman, tertib, lancar, dan terkendali.
Laporan tersebut disampaikan dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat (27/3/2026), dalam rangka Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026. Kegiatan monitoring dipimpin oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Budi Setiyono, S.I.K., M.H, bersama Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M, serta didampingi Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Sebayang, S.I.K., M.H beserta jajaran pejabat utama Polres Kampar.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap arus lalu lintas di sejumlah jalur utama yang menjadi pintu masuk ke Provinsi Riau. Selain itu, koordinasi lintas sektoral juga dilakukan guna memastikan kelancaran arus balik.
Secara umum, pada H+7 Idul Fitri 1447 H terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk ke wilayah Riau, khususnya dari arah Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, serta jalur tengah Sumbar–Kuansing. Meski demikian, kondisi lalu lintas tetap terpantau ramai lancar tanpa adanya kemacetan signifikan.
Guna mengantisipasi potensi lonjakan arus balik, Ditlantas Polda Riau telah mengambil berbagai langkah strategis. Di antaranya melakukan pemantauan dan pengendalian lalu lintas secara intensif di jalur rawan, menempatkan personel di titik potensi kemacetan dan kecelakaan, serta mengoptimalkan peran Tim Pengurai Macet Reaksi Cepat (TPRC) melalui patroli mobile.
Selain itu, patroli bersinggungan oleh Satlantas Polres jajaran terus ditingkatkan dengan dukungan koordinasi lintas sektoral yang solid. Intensitas patroli juga diperkuat pada jam-jam puncak arus balik, serta disiapkan rekayasa lalu lintas apabila terjadi lonjakan kendaraan secara signifikan.
Dalam keterangannya di lapangan, Wadirlantas Polda Riau AKBP Budi Setiyono, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa secara umum arus balik di wilayah Riau masih dalam kondisi terkendali.
“Alhamdulillah hingga H+7 ini, arus balik yang masuk ke wilayah Riau terpantau meningkat, namun tetap ramai lancar. Kami bersama seluruh personel terus melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, khususnya di titik rawan, guna memastikan masyarakat dapat kembali dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi potensi lonjakan arus balik yang diperkirakan terjadi pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta para Kasat Lantas jajaran.
Koordinasi tersebut dilakukan guna memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan dan pengamanan arus balik secara maksimal, terutama pada waktu yang diprediksi menjadi puncak pergerakan kendaraan. Seluruh jajaran juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan melalui pengaturan lalu lintas, patroli, serta langkah preventif lainnya.
Di akhir kegiatan monitoring, Wadirlantas Polda Riau turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dalam perjalanan. Pengendara diminta menjaga kondisi fisik, mematuhi peraturan lalu lintas, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melanjutkan perjalanan.
“Utamakan keselamatan, tetap tertib berlalu lintas, dan semoga seluruh masyarakat dapat selamat sampai tujuan,” pesannya.
Dengan sinergi antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat, diharapkan arus balik Idul Fitri 1447 H di wilayah Riau dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (***)








