Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

TNI/POLRI

Ribuan Umat Buddha Ikuti Pawai Waisak 2569 BE/2025 di Pekanbaru, Kapolresta: Wujud Kearifan Lokal dan Perekat Persatuan.

badge-check


					Ribuan Umat Buddha Ikuti Pawai Waisak 2569 BE/2025 di Pekanbaru, Kapolresta: Wujud Kearifan Lokal dan Perekat Persatuan. Perbesar

Pekanbaru, Thilasia.id – Ribuan umat Buddha dari berbagai vihara di Kota Pekanbaru mengikuti kegiatan prosesi dan pawai Hari Trisuci Waisak 2569 BE/2025 yang berlangsung khidmat dan semarak pada Kamis (01/05/2025) sore. Kegiatan bertema kerukunan dan kebersamaan ini digelar di Jl. Karet, Kelurahan Sago, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, dan dihadiri sejumlah tokoh penting lintas instansi serta masyarakat umum.

Pembukaan kegiatan diawali dengan apel pengamanan pada pukul 16.00 WIB, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Senapelan AKP Akira Ceria, S.I.K., M.M, guna memastikan kelancaran serta keamanan acara.

Prosesi resmi dimulai sekitar pukul 17.40 WIB dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Maha Upasaka Pandita Romo Tomi.

Ketua Panitia, Romo Pandita Muda Ketjing, B.A., S.Ag., S.Pd, dalam laporannya menyebutkan bahwa pawai diikuti lebih dari 3.000 peserta yang terdiri dari pelajar, masyarakat Tionghoa, serta enam unit mobil hias besar. “Kami mohon Bapak Kapolda Riau atau yang mewakili untuk secara resmi melepas kegiatan pawai ini,” ucapnya.

Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi semua pihak dalam menyukseskan kegiatan Waisak bersama ini. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan. “Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan dan merupakan bentuk harmoni antarumat beragama di Kota Pekanbaru,” ujar Wali Kota.

Kapolda Riau yang diwakili oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan ucapan selamat Hari Trisuci Waisak kepada umat Buddha dan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai lokal yang penuh toleransi. “Perayaan Waisak ini adalah bentuk kearifan lokal yang dapat menjadi daya tarik pariwisata sekaligus mempererat persaudaraan kita semua,” ungkapnya.

Setelah sambutan, Kapolresta secara resmi melepas prosesi pawai yang menempuh rute Jl. Karet – Jl. Juanda – Jl. Ahmad Yani – Jl. M. Yamin – Jl. Jend. Sudirman – kembali ke Jl. Juanda dan berakhir di Jl. Karet.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah atau doorprize yang menambah semarak suasana. Sekitar pukul 18.55 WIB, seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan Waisak bersama ini menjadi bukti nyata kuatnya toleransi antarumat beragama di Pekanbaru dan peran aktif semua elemen masyarakat dalam menjaga harmoni sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tinjau Tesso Nilo, Kapolri–Titiek Soeharto Dorong Perlindungan Gajah dan Pemulihan Hutan

18 Maret 2026 - 01:42 WIB

Kapolri Serukan Persatuan dari Riau, Ingatkan Bahaya Narasi Pemecah Bangsa

17 Maret 2026 - 23:17 WIB

Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Riau–Cipayung Plus Fasilitasi dan Kawal Ratusan Pemudik

17 Maret 2026 - 20:47 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Desa Temiang Resmi Beroperasi, Akses Warga Kian Lancar

17 Maret 2026 - 20:24 WIB

Kapolri Bersama Titiek Soeharto Resmikan dan Groundbreaking 110 Jembatan Presisi di Riau

17 Maret 2026 - 20:07 WIB

Trending di Kampar