Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Mahasiswa

Reformasi di Persimpangan: Menolak Lupa, Menjaga Demokrasi dari Bayang-Bayang Orde Lama.

badge-check


					Reformasi di Persimpangan: Menolak Lupa, Menjaga Demokrasi dari Bayang-Bayang Orde Lama. Perbesar

Thilasia.id- Pada tanggal 21 Maret 2025, Semangat reformasi kembali menggema di tanah Riau. Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas, termasuk Universitas Riau, Universitas Lancang Kuning, serta elemen masyarakat, turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi di depan DPRD Riau. Gelombang penolakan terhadap revisi UU TNI semakin membesar, menyuarakan kekhawatiran akan kembalinya bayang-bayang dwifungsi ABRI yang pernah membelenggu demokrasi Indonesia di masa Orde Baru.

Dalam aksi ini, Azmi Zandri, yang juga menjabat sebagai Presiden Mahasiswa STIE Riau dan Koordinator Daerah Riau BEM Seluruh Indonesia, turut hadir dan bersuara lantang. Ia menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan panggilan hati nurani dan refleksi atas sejarah kelam masa lalu.

“Reformasi 1998 adalah puncak amarah rakyat terhadap dominasi militer dalam pemerintahan. Kita menolak keras revisi UU TNI yang berpotensi menghidupkan kembali praktik yang telah kita kubur dua dekade lalu. Jangan biarkan sejarah kelam terulang,” tegasnya.

Reformasi Tak Boleh Mati

Sejarah mencatat, reformasi 1998 bukan sekadar pergolakan politik, melainkan perlawanan terhadap sistem yang mengangkangi hak-hak sipil. Salah satu tuntutan utama kala itu adalah pencabutan dwifungsi ABRI, yang selama Orde Baru menempatkan militer tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai aktor utama dalam pemerintahan dan ekonomi.

Pada masa kejayaan dwifungsi ABRI, militer mengisi berbagai jabatan strategis, mulai dari pemerintahan, duta besar, perusahaan milik negara, hingga peradilan dan kabinet eksekutif. Akibatnya, ruang demokrasi menyempit, transparansi terkubur, dan suara rakyat dibungkam dengan kedok stabilitas nasional.

Dalam aksi ini, mahasiswa kembali mengingatkan bahwa reformasi belum tuntas. Enam tuntutan yang menjadi napas perjuangan gerakan 1998 yaitu penegakan supremasi hukum, pemberantasan KKN, pengadilan Soeharto dan kroninya, amandemen konstitusi, pencabutan dwifungsi ABRI, serta pemberian otonomi daerah harus terus dijaga.

Tolak Revisi UU TNI, Selamatkan Demokrasi

Revisi UU TNI yang kini bergulir di parlemen dinilai sebagai ancaman serius bagi demokrasi. Mahasiswa dan masyarakat menilai bahwa revisi ini dapat membuka kembali celah bagi militer untuk kembali berpolitik, menggerus supremasi sipil, dan menghidupkan kembali bayang-bayang otoritarianisme.

“Kita satu warna, satu persepsi, satu tujuan yakni menolak kembalinya otoritarianisme dalam bentuk apapun. Jangan sampai pencetus orba hidup kembali, reformasi harus abadi,” seru Azmi Zandri.

Aksi ini bukan sekadar gerakan massa, tetapi suara nurani yang menggema untuk mengingatkan para penguasa bahwa sejarah tidak boleh berulang. Jika revisi ini tetap dipaksakan, mahasiswa dan rakyat siap turun kembali dalam gelombang perlawanan yang lebih besar.

“Jangan biarkan demokrasi dikhianati oleh tangan-tangan yang ingin mengulang masa kelam. Tolak revisi UU TNI karena reformasi harus abadi,” tutup Azmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Teriakan AMPUN Menggema di Sisingamangaraja! Pertamina Didemo, Isu Pertamax Oplosan Meledak.

19 Juni 2025 - 11:08 WIB

Demo BALAPATISIA Memanas, Satu Terluka Saat Aksi Bakar Ban, Tuntutan Mengalir Deras ke DPRD dan Pemko Pekanbaru.

22 April 2025 - 13:26 WIB

“Kami Tak Akan Diam”: Kelompok Cep Permana Galih Kepung DPRD, Soroti Kebijakan Wali Kota Pekanbaru.

22 April 2025 - 13:21 WIB

Kapolda Riau Ajak Wisudawan UMRI Menjadi Generasi Hijau Penjaga Marwah Bangsa

21 April 2025 - 03:32 WIB

Kapolda Riau di UMRI: Bangun Generasi Muda Inklusif, Inovatif, dan Inspiratif.

20 April 2025 - 23:33 WIB

Trending di Mahasiswa