Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Pesantren Kilat di Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berakhir, WBP Antusias Perdalam Ilmu Agama.

badge-check


					Pesantren Kilat di Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berakhir, WBP Antusias Perdalam Ilmu Agama. Perbesar

THILASIA.ID-|PEKANBARU| Hari ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru mengakhiri pelaksanaan Pesantren Kilat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Program yang secara resmi dibuka pada Kamis, 13 Maret 2025, ini menjadi momentum penting dalam upaya pembinaan keagamaan bagi para WBP, Senin (17/03/2025).

Meskipun terbilang singkat, hanya berlangsung selama beberapa hari, peserta Pesantren Kilat menunjukkan semangat yang tinggi dan antusiasme yang luar biasa dalam mengikuti berbagai materi yang disampaikan oleh para guru. Beberapa materi yang diajarkan meliputi pengenalan dan pengayaan iman dan islam, penguatan adab keseharian dalam islam, praktek bersuci, praktek solat, pengenalan huruf hijaiyah, tahsin al-Fatihah, penyelenggaraan jenazah, serta pengenalan surah-surah pendek.

“Meskipun materi yang diberikan tergolong dasar, tetapi antusiasme dan keingintahuan peserta sangat tinggi. Mereka mengikuti dengan penuh semangat dan keterbukaan,” ujar salah seorang pengajar.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Erwin, dalam kesempatan terpisah menyampaikan harapannya terhadap program Pesantren Kilat ini. “Pesantren Kilat ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan warga binaan dengan berbagai kegiatan keagamaan di dalamnya. Sesuai dengan namanya, saya harap warga binaan dapat menyerap ilmu dengan kilat dan cepat. Semua yang ada di sini memiliki waktu yang sangat luang, oleh karena itu manfaatkan waktu tersebut dengan sebaik mungkin, dengan hal-hal yang positif, termasuk kegiatan Pesantren Kilat ini,” ungkap Erwin.

Dengan selesainya program Pesantren Kilat ini, diharapkan para WBP dapat terus mengembangkan pengetahuan agama dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual mereka selama menjalani masa pembinaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Riau Lepas Keberangkatan Mudik Kebangsaan Rute Pekanbaru–Sumbar dan Sumut

17 Maret 2026 - 15:00 WIB

Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Warga Bisa Lapor Lewat WhatsApp dan Website

16 Maret 2026 - 07:41 WIB

Apel Pagi Lapas Pekanbaru, Kasubag TU Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas Petugas

16 Maret 2026 - 07:22 WIB

Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Malam Ramadan di Kota Siak

15 Maret 2026 - 14:03 WIB

Diserbu 276 Peserta, Go Sprint Go Green Seri VII Ditlantas Polda Riau Gaungkan Generasi Sehat dan Peduli Lingkungan

15 Maret 2026 - 12:48 WIB

Trending di Pekanbaru