Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

TNI/POLRI

Jejak Hijau di Bumi Lancang Kuning: Kapolda Riau dan Pemprov Tanam Harapan di Hari Bumi

badge-check


					Jejak Hijau di Bumi Lancang Kuning: Kapolda Riau dan Pemprov Tanam Harapan di Hari Bumi Perbesar

Pekanbaru, Thilasia.id – Dalam semarak menyambut Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2025, Polda Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau menorehkan langkah hijau penuh harapan. Di tanah Tenayan Raya, ribuan bibit kehidupan ditanam, menyemai asa untuk bumi yang lestari.

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, memaknai penanaman pohon ini sebagai cermin cinta pada alam, komitmen moral Polda Riau terhadap bumi yang kian rapuh oleh ancaman karhutla.

Bumi adalah rumah kita bersama. Saat kita menanam pohon, kita tak hanya menanam batang dan daun, tapi juga menanam harapan, merawat masa depan, ujar Irjen Herry.

Kegiatan berlangsung di Komplek Perkantoran Tenayan Raya, Jalan Abdul Rahman Hamid, Kecamatan Tenayan, Pekanbaru, Senin (21/4/2025). Hadir Gubernur Riau Abdul Wahid, Wali Kota Pekanbaru Agung Haryono, serta jajaran Forkopimda Riau.

Mengusung semangat “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”, penanaman ini menjadi bentuk nyata upaya menjaga harmoni antara manusia dan alam di Bumi Lancang Kuning. Tuah yang dilindungi adalah kekayaan alam dan budaya; marwah yang dijaga adalah jati diri dan kehormatan daerah.

Jika hutan rusak dan udara sesak, marwah kita pun tercabik di mata dunia. Maka, menjaga alam adalah menjaga harga diri, tutur Kapolda.

Dengan pendekatan green policing, Polda Riau menggaungkan gerakan hijau berkelanjutan, mengajak masyarakat untuk menjadikan penanaman pohon sebagai kebiasaan, bukan sekadar seremonial.

Kita tidak ingin hanya berpikir hijau, tapi juga hidup hijau. Green habit harus menjadi nafas baru bagi kita semua, imbuhnya.

Apresiasi pun disampaikan kepada Gubernur dan Wali Kota atas sinergi dalam gerakan penghijauan. Dengan target 15.000 batang pohon, sebanyak 2.500 batang telah ditanam oleh Polda Riau, dan 1.500 batang lainnya oleh Pemprov. Jenisnya beragam: rambutan, trembesi, petai, jengkol, hingga matoa  semua menyimbolkan kekayaan hayati yang tumbuh dari tanah yang dijaga.

Tanam Jagung, Tabur Harapan

Tak hanya menanam pohon, langkah hijau juga diwujudkan lewat penanaman 165 kilogram bibit jagung pipil di atas lahan seluas 11 hektare. Jagung ditanam sebagai simbol ketahanan dan swasembada pangan panen yang kelak menjadi berkat untuk rakyat.

Kami harap gerakan ini tak berhenti di sini. Mari lanjutkan di seluruh kabupaten dan kota. Satu pohon, satu harapan, tutup Herry.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tinjau Tesso Nilo, Kapolri–Titiek Soeharto Dorong Perlindungan Gajah dan Pemulihan Hutan

18 Maret 2026 - 01:42 WIB

Kapolri Serukan Persatuan dari Riau, Ingatkan Bahaya Narasi Pemecah Bangsa

17 Maret 2026 - 23:17 WIB

Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Riau–Cipayung Plus Fasilitasi dan Kawal Ratusan Pemudik

17 Maret 2026 - 20:47 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Desa Temiang Resmi Beroperasi, Akses Warga Kian Lancar

17 Maret 2026 - 20:24 WIB

Kapolri Bersama Titiek Soeharto Resmikan dan Groundbreaking 110 Jembatan Presisi di Riau

17 Maret 2026 - 20:07 WIB

Trending di Kampar