||Pekanbaru, Thilasia.id-|| Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak Senin pagi mengakibatkan banjir di beberapa wilayah. Setidaknya empat kecamatan terdampak cukup parah, dengan air yang merendam rumah warga, jalan utama, serta fasilitas umum.
Wilayah yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Marpoyan Damai, Tampan, Sail, dan Rumbai. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga lebih dari 70 cm di beberapa titik, menyebabkan akses jalan terputus dan aktivitas warga terganggu.

Foto yang menggambarkan kondisi banjir di Jalan Sudirman, Pekanbaru.
Salah satu warga Marpoyan Damai, Andi (42), mengaku rumahnya mulai terendam sejak pukul 09.00 WIB. “Air naik cukup cepat, kami terpaksa menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Sampai siang ini air belum juga surut,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Zarman Chandra (BPBD) Pekanbaru, Zarman Chandra, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim evakuasi untuk membantu warga terdampak, terutama di kawasan yang mengalami banjir cukup dalam.
“Kami terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan warga. Jika curah hujan masih tinggi, kemungkinan banjir bisa meluas ke daerah lain,” kata Zarman.
BPBD juga mengimbau warga yang berada di daerah rawan banjir agar tetap waspada dan segera mengungsi jika air terus naik. Selain itu, Dinas Sosial Pekanbaru telah mendirikan posko darurat di beberapa titik untuk membantu warga yang terdampak.
Selain pemukiman warga, banjir juga mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Soekarno-Hatta, Jalan HR Soebrantas, dan Jalan Sudirman. Banyak kendaraan mengalami mogok akibat tingginya genangan air.

Foto yang menunjukkan kondisi banjir di Pekanbaru dari sudut pandang udara.
BMKG Pekanbaru memperkirakan hujan masih berpotensi turun dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru mengenai cuaca dan kondisi banjir dari pihak berwenang.
Pemerintah Kota Pekanbaru juga tengah menyiapkan langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak banjir, termasuk normalisasi drainase dan pengerukan sungai yang menjadi jalur utama aliran air di kota tersebut.
Untuk warga yang membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut, dapat menghubungi posko siaga bencana BPBD Pekanbaru di nomor darurat 112 atau melalui media sosial resmi pemerintah daerah.








